Peralatan Content Creator

idkiswara.com – Sekarang cara untuk bisa bantu orang lain sudah sangat beragam.

Salah satunya adalah dengan menjadi content creator.

Kita bisa membuat konten yang berguna untuk orang lain, entah itu membuat konten yang edukatif atau membuat konten yang menghibur.

Namun pertanyaannya, peralatan apa aja sih yang dipelrukan untuk bisa menjadi content creator?

Nah, berikut ini sudah aku rangkumkan daftar perlatan yang diperlukan untuk membuat konten.

Oh iya, sebelumnya aku pengen kasih tahu kamu kalo di artikel ini itu untuk kamu yang mau jadi content creator untuk yang mau berkutat di dalam video.

Jadi untuk kamu yang mau jadi penulis, nanti aku bakal bikin artikel lainnya yang membahas itu.

Perlengkapan Content Creator

1. Kamera

Perlengkapan utama yang perlu dimiliki oleh seorang content creator adalah kamera.

Kamu nggak harus beli kamera yang mahal dulu untuk mulai bikin konten.

Kamu bisa mulai dengan menggunakan kamera yang ada di ponselmu untuk membuat sebuah konten, nantinya kalau kamu sudah bisa mendapatkan penghasilan dari dunia perkontenan ini, mungkin kamu bisa mulai nabung untuk beli sebuah kamera.

Oh iya, ada baiknya kalau kamu mau investasi di kamera, ada baiknya kalau kamu beli kamera yang di mana terdapat colokan untuk mic eksternal.

Karena nantinya mic eksternal ini bisa kasih kamu kualitas audio yang lebih baik jika dibandingkan dengan mic bawaan kamera.

Kenapa sih harus ada colokan mic eksternal?

Karena sebaik-baiknya kualitas mic bawaan dari kameramu, selama mic itu nggak bisa cukup dekat dengan sumber suara, hasilnya pasti nggak bakal memuaskan.

2. Mikrofon

Alat kedua yang perlu kamu persiapkan adalah mikrofon, aku singkat jadi “mic” aja ya…

Mic ini penting banget supaya hasil suara rekamanmu jadi lebih baik.

Kamu nggak perlu langsung investasi mic mahal untuk mulai kontenmu.

Lagipula jenis mic juga ada banyak, kamu perlu menyesuaikan dengan tipe konten yang mau kamu bawakan aja sih.

Soalnya kalau misalnya kamu mau bikin konten review makanan yang di mana kamu datang langsung ke lokasi restoran atau warungnya dan kamu pakai mic seperti yang dipakai di podcast Deddy Corbuzier, ya tentu aja nggak cocok dan nggak praktis.

Mungkin saran yang bisa aku kasih kalau kamu ingin sekadar memulai pembuatan konten ya seenggaknya kamu pakai mic clip-on yang banyak dijual di tokopedia, shopee, atau jd.id.

Kalau misalnya kamu dananya terlalu minim tapi kamu sudah punya earphone yang ada mic-nya atau TWS (biasa disebut headset bluetooth), tentu kamu bisa pakai itu sementara waktu untuk rekam suara.

Kalau di IPhone mungkin nggak begitu bermasalah untuk masalah setelannya, namun untuk ponsel android, waktu tulisan ini dibuat, kita perlu pasang aplikasi tambahan sebelum kita bisa pakai mic yang ada di TWS untuk rekam suara.

Baca Juga:   Konten Youtube Modal Minim

Untuk lebih lengkapnya bisa baca Cara Menggunakan Mic TWS untuk Rekaman.

Selain itu aku juga pernah bikin artikel cara menjadi youtuber dengan modal minim, walaupun memang artikel itu butuh seenggaknya punya mic yang agak bagusan untuk bisa mendapatkan hasil audio terbaik.

Oh iya, hampir kelupaan…

Kalo kamu ada dua ponsel, kamu bisa gunakan salah satunya untuk merekam suaramu, sementara ponsel yang satunya lagi untuk merekam video.

Untuk ponsel yang digunakan untuk merekam suara, kamu bisa pakai mic yang ada di earphone kabel, sehingga tanganmu bisa lebih bebas dalam proses perekaman.

3. Lampu

Lampu ini merupakan hal yang cukup penting juga sih.

Karena mau sebagus apapun kamera yang dipakai tapi cahanya kurang, maka hasinya juga nggak akan bisa maksimal…

Maka dari itu pencahayaan merupakan aspek yang cukup penting.

Jenis lampu yang bisa kamu gunakan sebenarnya tergantung juga dengan bagaimana pembuatan kontenmu.

Kalau misalnya kamu sering ada di studio, ada baiknya kamu investasi ke lampu-lampu untuk studio.

Kalau kamu sering rekaman outdoor, ada baiknya kalau kamu beli lampu portable.

Sebenarnya, akun Muda Cuma Sekali pun juga lebih merekomendasikan untuk melakukan upgrade pada lampu dulu dibandingkan dengan perlengkapan lainnya, terutama kalau kamu sudah ada mic untuk perekaman suara.

Karena lampu itu sangat berpengaruh pada bagus nggaknya gambar yang kamu dapatkan.

4. Tripod

Tripod juga merupakan hal yang penting, terutama kalau kamu bikin kontennya sendirian.

Soalnya kan kalau kamu rekaman sendirian kan nggak ada yang bantu untuk pegangi kamera…

Nah tripod ini bisa banget untuk bantuin kamu untuk bisa dapat rekaman dengan lebih leluasa.

“Kan masih bisa disandarin ke apa yang ada di sekitar kita”

Iya, emang masih bisa, tapi kan sudutnya nggak bisa leluasa…

Selain itu nggak semua tempat kamu ngelakuin rekaman kamu bisa manfaatin obyek yang ada di sekitar kamu untuk bantu “tahan” kameramu, apalagi kalau kamu sendirian rekamannya.

Tripod ini sebenernya cukup penting kalo kamu pengen bikin video yang stabil, yang nggak ada getar-getarnya.

Soalnya kalo dipegangi pakai tangan aja biasanya ya tetep aja ada getaran-getaran tipis yang di mana bisa ganggu kualitas videomu.

Kalo kamera ponsel yang kamu pakai ada fitur image stabilizer-nya, baik itu yang electric atau yang optical stabilizernya, jelas hal ini nggak bakal jadi masalah buat kamu.

Kalo misalnya kamu mau bikin video yang kameranya banyak gerak, tentu kamu perlu gimbal untuk bikin videomu jauh lebih stabil.

Baca Juga:   Aplikasi Content Creator Pemula

5. Memory card

Nah, kalau yang satu ini merupakan barang yang wajib banget ada, terutama untuk kamu yang sudah punya kamera beneran untuk bikin video.

Karena kalau nggak ada memory card, kameramu nggak bakal bisa nyimpen gambar sama sekali, karena kamera itu sama sekali nggak punya memori internal.

Tapi, untuk kamu yang masih rekaman pakai ponsel ada baiknya sih kamu punya benda yang satu ini sih, terlebih kalau di ponselmu ada slot memory card-nya…

Soalnya kamu nggak bisa terlalu bergantung sama memori internal ponselmu selamanya sih…

Apalagi makin ke sini ukuran aplikasi juga semakin besar, belum termasuk data-data pendukung di dalamnya.

Memang sih kapasitas memori internal pada ponsel sekarang juga semakin besar, tapi kalau misalnya ponselmu masih ada slot untuk memori card, ada baiknya kamu manfaatkan aja slot itu.

Karena untuk sekali rekaman itu pasti butuh penyimpanan yang besar.

Sebagai contoh, ponselku sendiri untuk melakukan perekaman 1080p 60fps 16:9 selama 25 menit bisa menghabiskan penyimpanan sebanyak 3.59 GB.

Peralatan Content Creator 1
Peralatan Content Creator 2

Itu untuk sekali rekaman aja lho ya…

Ada beberapa content creator yang di mana untuk menghasilkan sebuah video yang dipublikasikan di Youtube itu perlu banyak pengambilan video, tentu aja ini bakal nguras memori lebih banyak lagi.

Kalau misalnya pengambilan videonya sendiri pakai resolusi 4K udah jelas bakal jauh lebih banyak lagi ukuran penyimpanan yang diperlukan.

6. Laptop

Untuk laptop ini sebenarnya antara perlu nggak perlu sih.

Karena fungsi laptop ini lebih ke tempat kamu ngelakuin editing pada video yang sudah kamu rekam.

Kalau misalnya kamu cuma rekaman dalam satu kali shooting dan nggak perlu editing lagi ya nggak masalah…

Tapi tentu aja ada orang-orang yang di mana perlu untuk untuk menambahkan beberapa elemen di dalam videonya, misalnya seperti ini:

  • Bumper video
  • Background music
  • Penggabungan beberapa video
  • Menambah elemen (seperti teks dan sensor)
  • Dan lain-lain

Sebenarnya ini pun juga masih bisa dilakukan pada ponsel, cuma kalau aku sendiri untuk editing di ponsel itu rasanya nggak nyaman aja sih gara-gara ruang kerjanya terlalu sempit.

Kalau misalnya pakai laptop kan layarnya lebih gede.

Selain itu aku juga ngerasa lebih nyaman untuk editing pakai keyboard sama mouse, soalnya ngerasa lebih presisi sama bisa lebih cepet aja soalnya bisa pakai shortcut yang ada di keyboard untuk bantu mempercepat proses editing.

Sebenarnya aku sendiri juga pakai aplikasi gratisan sih, DaVinci Resolve…

Lagipula aku pun kalau bikin video cuma sekadar menggabungkan antara beberapa video yang aku rekam serta memasukkan voice over beserta background music…

Baca Juga:   Jenis Microphone

… tanpa bumper atau transisi yang aneh-aneh…

Gara-gara aku ngerasa kalau pasang bumper dan transisi itu ribet aja, hehehe…

Bingung mau bikin konten apa?

Sebenarnya untuk masalah mau bikin konten tentang apa itu terserah kamu…

Buatlah konten berdasarkan apa yang kamu bisa atau kuasai.

“Kenapa gitu?”

Soalnya kalau kamu bikin kontennya bukan berdasarkan apa yang kamu tahu atau kamu kuasai, biasanya kamu bakal bingung mau ngembangin kontennya gimana.

Soalnya masing-masing konten itu pasti punya kesulitannya masing-masing.

Seperti di artikel konten youtube modal minim itu sebenernya ada tingkat kesulitan tersendiri…

… hal yang bikin susah itu adalah waktu perekaman perlu tempat yang benar-benar sunyi supaya hasil rekamannya jadi lebih baik.

Jadi, kamu pikirin baik-baik deh sebelum bikin konten pertamamu…

Coba tanyakan ke dirimu sendiri…

“Kira-kira apa sih hal yang di mana kamu bisa sedikit lebih baik daripada para pemula?”

Misalnya, kamu merupakan orang yang ngerti cara untuk ngerawat mesin kendaraan, entah itu motor, mobil, truk, bus, atau kendaraan lainnya…

Nah, kamu bisa tuh mulai bikin konten tentang hal apa aja sih yang sekiranya perlu diperhatikan supaya mesin itu tetap sehat dan prima…

… atau mungkin kamu bisa bikin beberapa tips yang di mana kamu “ngakalin” mesin di kerusakan tertentu supaya kendaraannya bisa jalan untuk sementara waktu sampai akhirnya bisa ketemu bengkel untuk mendapatkan spare part yang tepat…

… atau kamu bisa nih kasih tahu, sekiranya peralatan apa aja sih yang perlu ada di kendaraan yang di mana bakal bisa bantu di keadaan darurat…

… kalo misalnya di mobil atau truk itu semacam dongkrak gitu atau mungkin power bank jumper yang di mana bisa berfungsi untuk bantu kita untuk menyalakan kendaraan supaya kita bisa terus melanjutkan perjalanan sampai akhirnya kita bisa ketemu toko accu…

Yah, tinggal kamu kreasikan aja sih sebenernya…

Kalo misalnya masih bingung darimana bisa mendapatkan ide untuk membuat konten, kamu bisa baca hal yang bisa menjadi keahlian.

Kesimpulan

Untuk mulai bikin konten itu kamu nggak harus punya perlengkapan yang bagus dulu.

Kamu bisa mulai dengan semua yang kamu punya dulu untuk membuat konten pertamamu.

Karena mau bagaimanapun peralatan itu nggak bikin 100% kontenmu bakal jadi konten yang bagus dengan sendirinya…

… ini semua tergantung dari caramu membawakan kontennya.

Mungkin segini dulu aja untuk artikel kali ini, kalau kamu punya pertanyaan yang mungkin mau ditanyakan bisa tulis di kolom komentar.

Terima kasih sudah mau baca artikel ini.

Tinggalkan komentar