cara-menjaga-hubungan-ldr

16 Tips Cara Menjaga Hubungan LDR

 

cara-menjaga-hubungan-ldr

Hubungan jarak jauh atau biasa disebut oleh anak gaul jaman sekarang Long Distance Relationship atau biasa disingkat dengan LDR itu merupakan kondisi yang bisa dialami oleh siapa saja.

Yang jelas hubungan ini bisa terjadi di awal atau di pertengahan hubungan kalian.

Jika misalnya di awal hubungan ya dari awal kamu kenal dia, ternyata dia tinggal di kota lain…

Jika di tengah hubungan ya bisa aja tiba-tiba kamu atau dia harus pergi ke kota lain.

Hal yang menyebabkan terjadinya LDR adalah sebagai berikut:

  • Sekolah atau kuliah
  • Penugasan kerja
  • Domisili berbeda

Oh iya, banyak yang beranggapan bahwa hubungan LDR tidak ada yang langgeng.

Ini dikarenakan tidak bisa saling bertemu untuk melepas kangen…

Ya memang bertemu merupakan hal yang mewah untuk orang yang mengalami LDR.

Karena jarang atau mungkin tidak pernah bertemunya pasangan yang sedang LDR ini akhirnya menyebabkan pertengkaran-pertengkaran yang mungkin aslinya karena hal sepele, tapi menjadi besar…

Bahkan sebenarnya mungkin pertengkaran itu merupakan hal yang tidak diperlukan.

Namun bagaimana lagi, pasangan jauh di sana pula…

Biasanya sih pertengkaran ini dikarenakan kangen dan bosan.

Kangen yang gak ada ujungnya, kangen sekali untuk ditemui merupakan sebuah akar dari permasalahan yang dialami oleh pejuang LDR.

Selain itu rasa bosan, bosan dengan cara komunikasi yang itu-itu saja, tak ada yang namanya pegangan tangan, pelukan, atau mungkin ciuman mesra dari pasangan membuat rasa bosan itu muncul dengan sendirinya.

Namun pada dasarnya, LDR itu tidak harus menjadi kendala hubungan kalian itu hancur…

Nah berikut ini merupakan tips-tips agar hubungan LDR kamu bisa menjadi awet.

1. Kuatkan keyakinan satu sama lain

Kamu harus yakin bahwa pasanganmu saat ini merupakan pasangan yang tepat untukmu.

Yang di mana nantinya bisa menemani kamu sampai akhir hayatmu…

Sehingga dia layak untuk diperjuangkan.

Kamu dan dia harus sama-sama memiliki sifat keras kepala.

Keras kepala di sini adalah keras kepala yang di mana kamu tidak melihat cowok/cewek lain karena kamu yakin bahwa pasanganmu merupakan pasangan terbaik untukmu.

2. Jalani dengan hati rela

Sudah tentu walaupun kamu gak mau menjalani hubungan LDR ini, apalagi jika kamu harus menjalani masa LDR ini di tengah-tengah hubungan, kamu tetap harus menerima jika kamu harus menjalani hubungan LDR.

Belajarlah untuk menerima keadaan ini dengan ikhlas dan lapang dada.

Kamu harus tetap yakin bahwa kamu dan dia bisa bersama kembali jika kamu merupakan orang yang harus menjalani LDR di tengah hubungan kalian.

Namun jika ternyata kamu dan dirinya sama sekali belum pernah bertemu sama sekali, ada baiknya terus menanamkan keyakinan bahwa kalian akan bertemu dan hidup bersama suatu saat nanti.

3. Jangan putus komunikasi

Dalam hubungan, komunikasi merupakan hal yang sangat penting.

Tanpa adanya komunikasi maka sebuah hubungan itu tidak bisa awet atau malah mungkin tidak akan pernah ada hubungan tersebut.

Dan mungkin bagian ini akan menjadi bagian yang paling panjang dalam artikel ini, karena banyak yang harus aku jelaskan.

Mungkin juga bagian ini menjadi bagian inti dari artikel ini sih…

Di jaman orangtua atau mungkin kakek-nenek kamu mungkin mengalami bagaimana rasanya berkirim surat…

… yang di mana lamanya pengiriman bisa sampai berminggu-minggu…

Tidak seperti saat ini yang bisa menggunakan telpon, SMS atau mungkin Whatsapp yang di mana langsung sampai ke tujuan jika memiliki sinyal, pulsa, dan paket data, bahkan paket data saja bisa diganti dengan wifi yang tersedia di banyak tempat.

Utamakan kualitas bukan kuantitas

Ada beberapa orang yang menyarankan jika LDR itu harus sering-sering menghubungi pasangan.

Dan iya, memang ada orang yang suka dengan pasangan yang sering menghubunginya.

Namun pernah kah kamu berpikir seberapa sering kamu ngobrol berkualitas dengan pasanganmu?

Ngobrol yang di mana pikiran dan perhatian kalian berdua digali sampai titik terdalam?

Pasti jarang kalau misal hanya memperhatikan kuantitas komunikasi saja.

Kalau kamu mentingin kualitas komunikasi ya sudah tentu dong kamu jarang hubungi satu sama lain.

“Contoh chat yang hanya memenuhi kuantitas itu apa sih?”

Jadi tuh contohnya kayak gini lo:

  • Udah makan atau belum?
  • Lagi ngapain?
  • Udah mandi belum?
  • Dan sebagainya

Sungguh, pembicaraan yang seperti itu sangatlah membosankan.

Tapi ya kembali lagi, ada beberapa orang yang suka ditanya seperti itu.

Tapi pernah kah kamu terbesit pikiran bahwa itu membosankan?

Pernahkan kamu berpikir bahwa jika kamu terlalu sering seperti itu ya kalian bakal kehabisan bahan obrolan?

“Terus solusinya gimana?”

Solusinya, bagaimana jika kondisinya dikembalikan seperti orangtua atau mungkin kakek-nenek kalian, yang di mana dulunya menggunakan surat menyurat untuk saling berbagi kabar?

Bukan, aku gak nyuruh kamu buat nulis surat lagi, bukan.

Justru gunakan aja SMS atau mungkin chat Whatsapp dengan baik.

Tapi tiru cara orangtua dan kakek-nenek, yaitu berkirim pesan yang berkualitas.

Karena pesan yang dikirimkan memerlukan waktu yang lama untuk sampai dan hari-hari mereka juga harus dijalani, mereka akan menceritakan hal-hal menarik yang mereka alami di kehidupannya.

Sehingga itu yang membuat berkirim kabar mereka menjadi menarik, karena ada ceritanya, berbobot, bisa dipakai untuk bahan diskusi.

Nah, itu yang perlu kamu lakukan juga, yaitu mengirimkan pesan-pesan yang berbobot.

Misalnya saja bagaimana harimu selama satu minggu ini…

… atau mungkin kamu juga bisa mengirimkan pesan dengan kabar-kabar yang membuat bahagia, misalnya seperti kamu naik jabatan.

Pokoknya apa yang bisa dijadikan bahan obrolan seru untuk kalian berdua.

Yang penting itu kamu gak menghilang terlalu lama aja dari kehidupannya.

Misal seminggu sekali chat gitu.

“Itu terlalu jarang”

Ya, pasti bakal ada yang beranggapan seperti itu…

Mungkin kamu bisa juga dengan chat dengannya satu atau dua jam setiap hari, tapi yang dibahas ya apa yang menarik di hari itu aja.

Tapi aku yakin itu bakal jarang ada bahan menarik, apalagi kalau kamu bukan orang lapangan, yang orang lapangan aja jarang nemuin hal menarik, apalagi yang bukan orang lapangan…

“Jadi caranya gimana?”

Ya sudah dibilang tadi sih, kamu cukup cerita apa yang sudah kamu lalui seharian itu, terus tanyakan juga bagaimana dia seharian ini.

Kalian memang bakal “ngobrol” sebentar aja, tapi yang jelas itu jauh lebih baik dibandingkan dengan gak nghubungi sama sekali kan?

Oh iya, ada trik lain supaya kamu bisa mendapatkan bahan obrolan, yaitu dengan menggunakan gambar, kalau menurutku gambar yang paling pas ya gambar meme.

Karena biasanya gambar meme itu lucu-lucu, jadi bisa lah dapetin bahan obrolan ringan.

Kalau begitu, kamu harus mencari banyak meme yang lucu-lucu yang di mana sekiranya bisa dijadikan bahan obrolan…

“Jadi tukang shitposter dong”

Iya juga ya, hehehe…

Alternatif lainnya ya kamu sering-sering baca berita, itu juga bisa dijadikan bahan obrolan.

Seperti misalnya wabah corona yang sedang mewabah di dunia pada saat artikel ini ditulis…

Itu bisa kamu jadikan bahan obrolan kamu bersama pasangan kamu.

Ya jadi jauh lebih baik daripada gak ada bahan obrolan sama sekali.

Ketahui jadwal masing-masing

Dengan mengetahui bagaimana jadwal masing-masing, pastinya kamu bisa dong nantinya mengatur jadwal kapan harus menghubunginya tanpa mengganggu kesibukannya dan kesibukanmu.

Mungkin ini berguna banget untuk kamu yang kerjanya ada shift-nya, sehingga jadwalmu gak tentu tiap harinya, kadang masuk pagi, kadang masuk siang, atau malah kadang masuk malam.

Kadang ada tuh cewek yang gak bisa pengertian kalau cowoknya kerja shift.

Biasanya sih yang masih sekolah atau mungkin kuliah, tapi pacarnya sudah kerja.

Waktu malam pengennya dichat atau mungkin telponan, padahal pacarnya lagi kerja, terus akhirnya putus deh karena gak bisa ngertiin dia.

Ya emang nyesek sih…

Ada baiknya kamu tuh berusaha ngerti dan mahami pasanganmu yang kerjanya shift dengan cari tahu waktu luangnya kapan.

Sebenarnya gak cuma yang kerja shift aja yang perlu dicari tahu waktu luangnya, yang kerja normal sekalipun juga perlu dicari tahu waktu luangnya kapan.

Tentu gak enak dong kalau kamu mau nghubungi dia, terutama telpon, tapi dianya lagi gak bisa dihubungi karena lagi sibuk.

Oh iya, ini juga ada hubungannya dengan chat tadi.

Kalau bisa kamu chat dia kalau kamu sendiri lagi senggang, begitu juga kalau kamu mau bales chat dari dia, kalau bisa ya pas lagi senggang aja, bukan pas lagi sibuk.

Karena dengan kamu membalas pesan itu waktu kamu sibuk, kamu bisa kehilangan konsentrasi dalam bekerja.

Selain itu juga kadang kalau lagi apes, bisa jadi bahan penilaian atasan bagaimana performa dari karyawannya.

Belom juga pada saat ingin melakukan telpon, mending telponnya setelah jam kerja aja, jangan pas lagi jam istirahat.

Karena ngobrolnya juga gak bakal bebas kalau telpon di jam istirahat karena waktu yang sangat terbatas.

Oh iya, kalau bisa telponnya di malam hari aja, waktu suasananya sepi, jadi kualitas suara yang kamu dengar juga otomatis lebih baik dibandingkan dengan jika kamu menelponnya di sore hari.

Malam di sini ya jam 10 atau jam 11 malam, karena biasanya jam segitu sudah jarang ada orang beraktivitas, sehingga bisa telponan dengan nikmat, tanpa gangguan suara knalpot motor gitu, kalaupun ada ya jarang sekali…

Selain jadwal kerja shift yang harus diperhitungkan, ada juga jadwal perjalanan bisnis kamu atau mungkin dia yang harus kamu pikirkan, karena dengan adanya jadwal bisnis, maka kemungkinan kamu berhubungan juga semakin mengecil…

Karena sudah pasti dia akan sibuk dengan kerjaannya, dan mungkin jam lengang pun juga semakin berkurang apabila ada perjalanan bisnis.

Ngomong-ngomong perjalanan bisnis itu apa sih?

Ya itu lo, kunjungan ke beberapa kantor cabang yang ada di kota atau mungkin provinsi lain.

Atau bisa saja kalau pasanganmu merupakan crew dari acara TV yang di mana sering mengadakan trip ke tempat-tempat wisata baru.

Sudah tentu pengaturan jadwal sangat diperlukan di sini.

Kalau perlu catat tanggal-tanggal penting di kalender atau pun pengingat di handphonemu.

Catat kapan dia akan melakukan perjalanan dinas atau mungkin dia akan ada rapat-rapat penting.

Video call seminggu sekali

Yang namanya LDR, pasti pengen kan lihat wajah pasangannya…

Cara yang paling mudah untuk melihat wajah pasangan pada saat LDR ya dengan melakukan video call.

Dengan video call, kita bisa melihat langsung wajah pasangan kita, seakan kita sedang mengobrol secara langsung di depannya.

Tapi ada baiknya hal ini dilakukan seminggu sekali saja, jangan terlalu sering.

Karena dengan sering melakukan video call maka akan membuat momen waktu video call menjadi momen yang terkesan biasa saja, tidak spesialnya sama sekali.

Dengan video call seminggu sekali, otomatis ini menjadi momen yang paling ditunggu antara kamu dengan pasanganmu.

4. Sering sharing

Sudah tentu karena kamu dan dia berjauhan, ada baiknya kamu sering sharing juga harus mengabari dia tentang bagaimana dirimu.

Kamu harus terbuka kepadanya tentang apa yang kamu rasakan.

Mungkin kamu merasakan takut atau mungkin cemburu dengan hubungan yang sedang kamu jalani.

Dengan dia mengetahui bagaimana perasaanmu, terutama jika kamu takut akan keberlangsungan hubunganmu, maka dia bisa menenangkan dirimu.

Dengan begitu kalian berdua akan bisa saling menguatkan.

Dengan catatan, jika dia yang mengatakan bagaimana perasaannya tentang hubungan yang kalian jalani, maka kamu juga harus menguatkan dia juga.

Jika dia merasakan cemburu atau mungkin takut, kamu harus bisa merangkai kata yang bisa membuatnya tenang dan percaya kepadamu bahwa hubungan kalian tidak akan kenapa-napa dan akan tetap akan berlangsung sampai dengan kalian menikah nanti.

5. Saling percaya

Kepercayaan adalah hal yang sangat penting dalam sebuah hubungan, apalagi jika kamu harus menjalani hubungan LDR.

Kamu harus percaya jika dia tidak akan ke mana-mana, begitu pula dengan dia, dia harus percaya bahwa kamu tak akan ke mana-mana.

Tentu ini juga harus didukung dengan tindakan yang sesuai juga.

Jika perkataan dan kelakuanmu tidak sesuai, maka bagaimana caranya dia bisa percaya bahwa kamu tidak akan pergi ke mana-mana?

Dengan kamu saling percaya, kamu bisa mendapatkan ketenangan dan keharmonisan hubunganmu.

Jangan mudah terpengaruh dengan cerita negatif tentang pasangan

Jika ada berita simpang siur bahwa pasanganmu mungkin selingkuh, jangan langsung percaya.

Kamu harus mengecek sendiri bahwa berita itu benar atau tidak.

Mungkin kalau ada berita tentang dia selingkuh, kamu diberitahu temannya, coba kamu tanya beberapa teman yang lain, apakah mengatakan informasi yang sama.

Tapi ya kamu juga perlu hati-hati, jika semua temannya mengatakan hal yang negatif tentang pasanganmu.

Karena bisa jadi mereka semua sedang ingin menghancurkan hubungan kalian.

Dengan begitu hubungan kalian tidak akan bisa langgeng.

Memang yang paling baik adalah membuktikan dengan mata kepala sendiri, tapi memang masalahnya terhalang jarak sih.

Kalau mungkin kamu dan dia hanya terpisah kota yang tidak begitu jauh, mungkin kamu bisa langsung datangi dia.

Namun bagaimana jika memang kamu dan dia terpisah jarak yang teramat jauh, misal terpisah antar pulau, atau bahkan terpisah antar negara…

Pasti lebih ribet lagi.

Yang jelas kamu harus lebih hati-hati ketika ada berita negatif tentang dia.

6. Hindari pikiran negatif

Dengan adanya pikiran negatif biasanya akan membuat perasaanmu menjadi tidak tenang.

Kamu pasti akan merasa tidak aman, pasti berpikir bahwa dia suka dengan yang lain.

Ingat, itu cuma ada di dalam pikiranmu aja, kenyataannya nggak.

Pikiran negatif itu hanya akan memicu pertengkaran yang di mana nantinya hanya akan membuat hubunganmu dengannya menjadi renggang.

Udah terpisah jarak, masak ya mau terpengaruh pikiran negatif yang ada di pikiranmu aja, padahal kenyataannya dia ya gak gitu?

Udah deh, ada baiknya kamu hindari perselisihan yang gak penting hanya karena kamu punya pikiran negatif.

Yang penting kan kalian masih saling bertukar kabar aja, saling percaya, masak gitu aja kurang?

Iya sih, kurang ketemuan aja, tapi ya gimana lagi dong, dia juga jauh di sana.

7. Bersikap dewasa

Dengan dia jauh di sana bukan berarti kamu bisa manja-manjaan sama dia.

Justru yang ada kamu tuh harus menjadi pribadi yang dewasa.

Ya walaupun gak LDR sekalipun ya ada baiknya kamu harus bersikap dewasa sih…

Dengan bersikap dewasa, setidaknya kamu gak sedikit-sedikit ngambek kalau ada yang gak cocok sedikit dengan mau kamu.

Sudah gitu nanti kalau lagi ngambek gak mau nghubungi pasangan duluan karena gengsi.

Ingat, kalian ini LDR, hubungan jarak jauh…

Kalau dekat aja udah ngerepotin, apalagi kalau jauh…

Kamu mikir deh…

Ini bisa membuatnya merasa gak nyaman sama kamu terus akhirnya lebih pilih buat ninggalin kamu daripada harus melanjutkan hubungan kalian yang di mana kamu dikit-dikit ngambek, bikin repot aja.

Nanti kalau dia pergi beneran kamu bingung, sedih, dan nyesel…

Terus udah gitu ngemis-ngemis minta balikan, tapi dia gak mau, makin nyesek lah kamu.

Mangkanya kurang-kurangi sifat kekanak-kanakannya.

8. LDR adalah kesempatan

Saat-saat kalian LDR ini merupakan sebuah kesempatan…

Bukan kesempatan untuk bisa mendapatkan pasangan baru selagi dia jauh di sana…

Bukan itu…

Tapi kesempatan untuk membuktikan kesetiaan kalian itu bisa diandalkan…

Kalian bisa membangun kepercayaan untuk bisa membangun hubungan yang lebih kuat.

Karena pada dasarnya hubungan LDR itu merupakan siksaan buat mereka yang gak bisa saling percaya kepada pasangannya.

LDR merupakan kesempatan kalian untuk bisa mandiri tapi saling mendukung tujuan dan keinginan masing-masing.

Tentu ini tidak akan mudah, namun seiring berjalannya waktu akan bisa terbiasa dengan sendirinya.

Kamu harus berpikir bahwa LDR akan membuat hubungan kalian berdua menjadi lebih kuat dan tak tergoyahkan dengan apapun.

Dengan kamu menjalani LDR, kamu bisa fokus kepada dirimu sendiri, keluarga dan teman-temanmu…

… yang di mana sebelumnya tidak begitu kamu perhatikan karena kamu hanya fokus kepada pasanganmu saja.

Hidup itu tidak hanya tentang kamu dan pasanganmu saja, melainkan dengan siapa saja orang yang ada di sekitarmu.

9. Berikan dia ruang

Iya, berikan pasanganmu ruang untuk dirinya sendiri.

Sehingga kamu tidak perlu setiap hari harus berhubungan dengannya, ini kembali lagi ke poin nomor 3 sepertinya.

Yang jelas intinya sih kamu dan dia tentu punya kesibukan masing-masing.

Sehingga biarkan dia menghabiskan waktunya untuk mengerjakan apa yang menjadi tugasnya.

Begitu juga dirimu, kamu juga harus menyelesaikan apa yang sudah menjadi tugasmu.

Dengan begitu kehidupan di dunia nyata kalian sama-sama terpenuhi.

“Kehidupan dunia nyata? Emang selama ini hidup di mana?”

Ingat, kalian kan LDR, kalian selama ini kan tetap terhubung dengan bantuan dunia maya, alias internet, itu pun untuk kalian yang menggunakan Whatsapp untuk saling berbagi kabar.

Dan ya, memang kebanyakan orang punya Whatsapp sekarang.

Jadi ya anggap saja kalian komunikasi lewat Whatsapp.

10. Cari kesibukan

Ini penting sekali.

Jangan mentang-mentang kalian LDR terus kamu hanya memperhatikan layar handphone sambil berharap ada pesan darinya.

Tetap lah produktif, dengan cara kamu belajar hal baru yang di mana belum pernah kamu lakukan sebelumnya…

… yang jelas di sini tidak termasuk mencoba belajar bermain api asmara.

Itu jelas tidak boleh.

Mungkin belajar main gitar, panahan, atau mungkin belajar untuk berenang, barangkali untuk kamu yang belum bisa berenang.

Ada juga sih aktivitas lain yang bisa kamu lakukan sembari menunggunya yang sedang sibuk untuk masa depanmu…

Yaitu dengan membaca buku atau ikut kursus…

Bisa kursus memasak atau mungkin kursus belajar membuat program.

Yang jelas kamu hindari deh seharian memandangi handphone terus sambil menunggu chat dari dia.

Kalau memang kamu punya online shop, boleh deh kamu buka hp seharian cuma buat balesin semua chat yang dikirimkan dari pembelimu.

11. Tetap romantis

Iya dong, walaupun kamu terpisah jarak yang jauh dengannya, bukan berarti kamu berhenti juga untuk menjadi romantis.

Kamu bisa menjadi romantis hanya dengan memberikan semangat untuknya agar kuat menjalani hari-harinya.

Atau mungkin kamu bisa berikan kejutan juga di hari ulang tahunnya atau mungkin…

… atau bisa juga kamu berikan kejutan itu disaat kamu dan dia sedang merayakan hari jadi kalian yang mungkin biasa disebut oleh anak muda jaman sekarang itu anniversary .

Di hari tersebut, kamu bisa tuh memberikan kado berupa video kebersamaan kalian selama ini, terutama jika kalian harus LDR di tengah hubungan kalian.

Tapi bisa juga kok kalau kamu ingin mengirimkan kado-kado spesial untuknya, walaupun memang barangnya gak harus sampai di hari ulang tahun atau anniversary kalian.

Yang penting barangnya sampai dengan keadaan utuh aja kayaknya udah cukup sih.

12. Lakukan aktivitas bersama

Dengan kalian terpisahkan oleh jarak, bukan berarti kalian tidak bisa untuk melakukan aktivitas bersama…

Kamu bisa menonton video series yang ada di youtube bersama-sama

Atau mungkin nonton film yang seru bersama.

Nantinya itu bisa menjadi bahan obrolan kalian berdua juga.

Aktivitas lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan bermain game online bersama.

Kamu bisa juga memanfaatkan voice chat dari Discord agar kamu dan dia bisa ngobrol secara private gitu.

Kan kalau pakai voice chat yang ada di game takutnya kan bisa didengar oleh pemain lain yang bermain bersamamu…

… nah dengan menggunakan Discord ini kalian bisa ngobrol dengan bebas tanpa takut adanya gangguan dari orang lain.

Dengan menggunakan Discord, kamu bisa mengatur strategi bersama sehingga kamu dan timmu bisa menang dengan mudah, walaupun memang yang koordinasi cuma 2 orang saja.

Setidaknya itu jauh lebih baik daripada tidak ada koordinasi sama sekali.

13. Saling jujur dan terbuka

Ada baiknya juga kalau kamu jujur dengan keadaanmu sekarang, apa yang kamu rasakan sekarang.

Dengan begitu si dia akan bisa mengerti keadaanmu.

Jika kamu sedang sakit, gak perlu gengsi, jujur aja kalau kamu lagi sakit dan butuh perhatian dari kamu.

Tentu dia juga pasti akan memberikan perhatiannya untuk kamu kok.

Kecuali kalau kamu memang memberitahunya waktu jam sibuknya dia, bisa jadi dia tidak bisa memberikan perhatiannya kepadamu.

14. Tetap positif

Berpisah dengannya untuk sementara waktu memang membuat pikiranmu terganggu.

Namun perlu diingat, bahwa kamu akan berpisah dengannya untuk sementara waktu saja.

Jadi ada baiknya kamu bersyukur karena masih saling memiliki satu dengan lainnya…

Coba deh lihat di luar sana, masih banyak orang yang masih mencari pasangan dengan susah payah, sementara kamu sudah menemukan pasanganmu.

Jangan lupa bersyukur juga untuk itu, sudah tentu juga kamu harus berterima kasih untuk hal-hal kecil yang sudah diberikan pasanganmu ke kamu…

Misalnya adalah sudah diberi perhatian setiap hari, dia yang sudah mau mendengarkan setiap keluh kesahmu ketika harus berpisah dengannya.

Yang jelas bersyukur dan berterima kasih lah…

15. Jadwalkan untuk bertemu

Tentu momen bertemu kembali dengan pasangan merupakan momen yang paling ditunggu oleh setiap pasangan yang LDR.

Jika memang jarak kalian tidak begitu jauh, ada baiknya kalian saling bertemu 1 atau 2 bulan sekali saja.

Atau mungkin jika kalian sama-sama sedang kuliah, kalian bisa manfaatkan jatah libur semester untuk saling menemui…

Yang jelas kamu bisa menemuinya sampai puas, karena kan kalau musim liburan anak kuliahan itu bisa 1 sampai 1.5 bulan, puas-puasin tuh ketemuan.

Kalau misal memang kamu dan dia bukan anak kuliahan, yang jelas kamu harus sesuaikan dengan waktu dia.

Jika kamu dan pasanganmu libur hanya di hari Minggu, coba deh kamu cari tanggal merah di hari Sabtu, jadi kamu bisa menemui dia dengan lebih mudah.

Jika memang kamu dan dia kerja hanya sampai dengan Jumat, maka kamu punya jatah waktu 2 hari setiap minggunya untuk perjalanan menemuinya, mungkin bisa ditambah dengan hari libur di hari Jumat.

Siapkan budget

Yang jelas, jika kamu mau bertemu harus siapkan budget yang banyak juga.

Jika pasanganmu masih tinggal di provinsi yang sama dengan kamu, paling gak ya siapkan dana sekitar 1.5 juta rupiah…

Walaupun memang kesannya ini terlalu banyak, cuma ini untuk berjaga-jaga saja.

Karena yang memakan biaya paling banyak adalah di transportasi dan penginapan.

Masalah makan masih bisa lah diakali sehingga jatuhnya bisa sangat murah.

Oh iya, semakin lama kamu tinggal di kota pasanganmu, maka biaya yang harus dipersiapkan pun juga semakin bertambah.

Mungkin kamu bisa memangkas biaya penginapan dengan menumpang di rumah teman atau mungkin kerabat kalau kebetulan ada.

Sementara uang transportasi bisa dipangkas apabila kamu menggunakan kendaraan pribadi untuk pergi ke sana.

Oh iya, yang paling penting, kamu harus pisahkan antara uang saku dan uang perjalanan.

Uang perjalanan hanya digunakan untuk menginap, ongkos perjalanan, atau bensin.

Sementara uang saku ya uang yang bisa kamu gunakan untuk beli makanan.

Jika memang kamu merasa kesulitan untuk bertemu dengannya, ada baiknya kalau kamu juga manjain pacarmu agar pacarmu bisa semakin sayang dengan kamu

16. Sabar

Sabar merupakan kunci dari hubungan jarak jauh alias LDR.

Yakin kan dirimu agar semua yang kalian hadapi selama ini akan berakhir dengan indah.

Karena menjalani hubungan LDR itu tidak lah mudah.

Kesempatan menghabiskan waktu bersamanya akan menjadi berkurang dengan kamu menjalani hubungan LDR.

Cari tanggal untuk bersama kembali

Untuk kamu yang harus LDR di tengah hubunganmu dengannya, maka kamu juga harus menentukan tanggal untuk bersama kembali.

Bersama di sini adalah melangkah ke hubungan yang selanjutnya, yaitu menikah.

Sudah tentu dong hampir setiap orang ingin untuk menikah.

Tapi yang jelas untuk menuju ke sana itu bukan lah perjalanan yang mudah.

Buat kamu yang sedari awal hubungan sudah LDR, ya kalian harus saling bertemu dan nantinya bisa bersama-sama.

Untuk apa kalian menjalani hubungan yang di mana kalian tidak ingin untuk hidup bersama?

Oh, iya, aku ingatkan sekali lagi tetaplah bersyukur dengan apa yang sudah bisa kamu dapatkan saat ini, termasuk dengan bisa memiliki si dia.

Karena kamu juga belum tentu bisa menemukan orang yang sama seperti dia.

Ah akhirnya, artikel ini selesai juga.

Ternyata jadinya artikel ini sangatlah panjang.

Terima kasih sudah cukup sabar untuk membaca artikel ini dari awal sampai habis.

Tentu dong, dari artikel yang panjang ini ada yang ingin kamu sampaikan, entah itu kritik, saran, atau mungkin bahan diskusi…

Maka dari itu, tidak perlu sungkan-sungkan, langsung tuliskan saja apa yang ada di pikiranmu ini ke dalam kolom komentar.

Semoga kamu dan pasanganmu bisa langgeng, bisa menikah dan memiliki keturunan dan terus bersama sampai di kehidupan yang lainnya… aamiin.

Terima kasih sudah membaca artikel ini.

Tinggalkan komentar