mengenal-santet-dan-cara-penyembuhannya

Mengenal Santet dan Cara Penyembuhannya

 

mengenal-santet-dan-cara-penyembuhannya

Santet di zaman modern ini mungkin sudah layu, namun jangan salah, masih ada saja yang membuka praktek perdukunan dan dapat mengirimkan santet juga masih digandrungi oleh orang-orang.

Bahkan ada yang sampai membayar Google Ads untuk bisa duduk di halaman pertama google.

Ya mungkin tujuannya adalah agar pengguna perdukunnannya semakin luas cangkupannya.

Tapi ya aku sendiri heran saja, apa ada yang mau menggunakan jasa mereka? Maksudnya yang jasa yang diiklankan di google itu loh…

Ya udah tak perlu basa-basi lagi, sekarang kita menuju artikelnya.

Pengertian santet

Mungkin bagi sebagian besar orang juga tidak mengetahui santet itu apa

Namun santet sendiri menurut Wikipedia adalah upaya seseorang untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam.

Biasanya santet sering digunakan oleh orang yang mempunyai dendam karena sakit hati kepada orang lain.

Biasanya santet dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan para dukun.

Santet ini sebenarnya juga sudah ada dari zaman nabi dan masih belum punah sampai saat ini.

Mungkin kalau di Amerika bisa dibilang voodoo.

Namun dengan seiring perkembangan zaman, yang di mana semakin banyak orang yang jauh lebih menggunakan logika, santet pun menjadi kurang populer lagi.

Tapi bukan berarti santet itu punah, santet tetap masih ada.

Biasanya diterapkan kepada orang-orang yang sudah membuat sakit hati…

Bisa karena masalah bisnis ataupun masalah hati.

Iya, masalah hati pun juga bisa digunakan untuk alasan seseorang untuk menyantet korbannya.

Kebanyakan orang yang mengirimkan santet itu merupakan orang yang ingin menyiksa korbannya hingga meninggal.

Namun ada yang membuat santet tersebut agar orang tersebut sakit dan hidup segan mati tak mau.

Iya, korbannya dibuat sangat tidak berdaya sampai hidup segan, mati tak mau.

Macam-macam santet

Santet sendiri macamnya banyak, bisa dibedakan dari jenisnya.

Untuk sebab itu, ada baiknya kamu melanjutkan membaca artikel ini.

1. Berdasarkan sifat

Berdasarkan sifat sendiri, santet terdiri dari dua macam, yaitu santet lepas, dan santet yang terus dijaga.

Keduanya memiliki perbedaan mendasar.

a. Santet lepas

Santet jenis yang ini merupakan jenis santet yang di mana sekali “ditembakkan” saja.

Maksudnya adalah santet ini sekali dikirim ya sudah.

Biasanya begitu santet masuk ke dalam tubuh korban, maka si dukun atau si pengirim akan memperhatikan dari jauh bagaimana khasiat dari santet yang dikirimkan.

Jadi ya sekali tembak saja.

b. Santet terus dijaga

Santet jenis yang satu ini merupakan kebalikan dari santet lepas.

Santet yang satu ini akan terus menerus dikirimkan secara berkala.

Dengan seperti ini maka si korban akan tersiksa jauh lebih menyiksa dibandingkan dengan santet lepas.

Hal ini tergantung dari seberapa kuat dari tubuh si korban.

2. Berdasarkan jenis benda

Santet sendiri juga bisa dibedakan dari jenis bendanya.

Untuk jenis sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu santet susuk dan santet khodam

a. Santet susuk

Santet susuk ini merupakan jenis santet yang mungkin biasa dilihat oleh orang-orang.

Mungkin ini juga yang sering ditunjukkan di film-film.

Yaitu santet yang berupa kiriman benda mati yang bisa membuat korbannya merasakan kesakitan yang luar biasa.

Biasanya barang yang dikirimkan adalah berupa benda yang memiliki ujung runcing.

Seperti paku, lidi, beling, dan lain-lain.

Yang jelas itu bertujuan untuk memberikan rasa sakit yang teramat sangat kepada si korban.

b. Santet khodam

Santet yang satu ini tidak bisa dilihat dengan mata, walaupun ya santet susuk juga kapan dikirimnya juga gak bisa dilihat dengan mata telanjang juga seh…

Namun yang satu ini barang yang dikirimkan sama sekali bukan benda mati seperti santet susuk.

Karena yang dikirimkan adalah berupa makhluk halus, entah jin maupun setan.

Fungsi dari makhluk halus tersebut adalah untuk mengganggu korban sehingga si korban sering mengalami hal buruk

Namun terkadang khodam yang dikirimkan tersebut bisa menimbulkan kematian bagi para korbannya.

Entah karena kesialan yang ditimbulkan dari khodam yang dikirimkan atau karena khodam tersebut memiliki kekuatan yang cukup kuat untuk bisa membunuh korbannya.

3. Berdasarkan kekuatan

Santet sendiri memiliki tingkat kekuatan yang berbeda-beda.

Begitu juga efek yang ditimbulkan pun juga tergantung dari seberapa kuat santet yang dikirimkan itu.

Kekuatan dari santet dibagi menjadi tiga bagian.

Tingkat dasar, tingkat menengah, dan tingkat tinggi.

a. Tingkat dasar

Santet tingkat dasar ini merupakan santet yang seringkali digunakan di Indonesia.

Biasanya santet jenis ini akan mengirimkan benda-benda aneh atau mengirim energy negatif kepada para korbannya.

Untuk melancarkan aksinya, biasanya mereka membutuhkan syarat berupa sesajen agar bisa menjalankan niat buruknya.

Karena tingkatannya yang rendah, maka santet jenis ini bisa dilakukan orang awam sekalipun.

Namun tidak sedikit orang yang menggunakan jasa dukun untuk mengirimkan santet jenis ini.

Ini biasanya dikarenakan orang tersebut tidak mampu memenuhi semua persyaratan yang diberikan, sehingga membutuhkan orang lain yang bisa memenuhi semua persyaratan tersebut.

b. Tingkat menengah

Biasanya, untuk melancarkan aksinya, santet yang satu ini membutuhkan media agar aksinya dapat berjalan dengan lancar.

Media yang digunakan macamnya adalah seperti ini:
– Jimat
– Batu
– Boneka
– Makhluk spiritual

Dengan menggunakan media seperti ini, maka santet yang dikirimkan pun juga akan menjadi lebih kuat dibandingkan dengan santet tingkat dasar tadi.

Karena sifatnya jauh lebih mengikat.

Oh iya, biasanya ada juga barang dari si korban yang diambil si pelaku agar santet yang dikirimkan tepat sasaran dan susah untuk disembuhkan.

Biasanya barang-barang yang diambil adalah sebagai berikut:
– Baju
– Rambut
– Kuku
– Celana dalam
– Foto korban
– Dan lain-lain

Dengan menggunakan barang-barang tersebut maka santet bisa terkirim tepat pada sasaran.

Karena sifatnya yang jauh lebih sulit, biasanya santet jenis ini hanya dilakukan oleh para dukun saja, orang biasa malah tidak sanggup.

c. Tingkat tinggi

Untuk santet yang satu ini merupakan santet yang cukup kuat.

Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melakukannya.

Biasanya santet jenis ini tidak memerlukan media apapun…

… hanya menggunakan pikiran saja, santet bisa langsung terkirim.

Orang yang terkena santet jenis ini bisa langsung mendadak stres hingga gila karena saking kuatnya santet jenis ini.

Karena orang-orang yang dapat melakukannya pun juga terbatas, sudah otomatis bahwa orang yang mengirimkannya sudah punya kekuatan yang cukup hebat…

… istilahnya bukan orang sembarangan lah, gak seperti dukun-dukun pada umumnya.

4. Berdasarkan tempat asal

Santet yang dikirimkan pun juga memiliki ciri khas masing-masing, sesuai dengan tempat asal dari si pengirim santet.

Untuk masalah tempat asal ini terbagi dalam tiga tempat, Jawa, Kalimatan, dan Sumatra.

a. Jawa

Untuk Jawa sendiri biasanya dinamakan Susuk Konde.

Biasanya si korban akan mengalami sakit aneh yang di mana sudah tentu tidak terdeteksi oleh medis.

Dengan begitu si korban akan merasakan siksa yang tak ada hentinya dan tidak tahu apa yang harus dilakukan supaya bisa sembuh dari penyakit yang dialaminya.

b. Kalimantan

Untuk santen yang berasal dari Kalimantan ini dinamakan Teluh Pelesit Matimang.

Orang yang terkena santet jenis ini harus segera ditolong dalam waktu kurang dari 40 hari, jika tidak maka si korban akan meninggal.

Sebegitu mengerikannya santet jenis yang ini.

c. Sumatra

Santet dari Sumatra ini dinamakan Buhul Cacing Abin.

Santet jenis ini biasanya akan menyerang urat syaraf manusia.

Karena menyerang urat syaraf, maka dapat dengan mudah membuat para korbannya lumpuh.

Namun yang perlu diingat, santet jenis ini pun sama berbahayanya dengan santet dari Jawa dan Kalimantan.

Karena santet jenis ini dapat menimbulkan kematian dengan rasa sakit yang maksimal.

Sehingga bisa menyebabkan si korban seperti hidup segan mati tak mau.

Nah itu tadi merupakan jenis-jenis santet.

Ciri orang terkena santet

Oke, kali ini aku akan kasih tahu bagaimana ciri-ciri orang yang terkena santet.

Ya tujuannya agar kamu mengerti bagaimana ciri terkena santet agar kamu bisa segera mencari pertolongan.

1. Sakit hanya pada waktu tertentu saja

Biasanya sakit yang dikarenakan santet hanya terjadi di waktu-waktu tertentu saja…

Misalnya pada saat mendengar orang yang sedang membacakan ayat-ayat Al Quran, atau mungkin pada saat mendengar adzan.

Bisa saja sakitnya juga pada saat malam hari saja, di waktu siang ya tidak terasa sakit sama sekali.

2. Sakit seperti ada benda yang menusuk di bagian tubuh atau organ tertentu

Sudah tentu rasa sakit yang di rasakan ini sangatlah menyakitkan…

Namun rasa sakit ini hanya terdapat pada bagian tertentu saja dalam tubuh.

Rasa sakit pun juga seperti ada benda yang menusuk.

3. Tidak berfungsinya beberapa anggota tubuh seperti diikat

Terkadang juga santet yang dikirimkan itu juga bisa membuat beberapa bagian tubuh tidak bisa digerakan…

… bahkan sampai ada yang bisa dibilang lumpuh.

Dengan begitu si korban tidak dapat beraktifitas dengan sebagaimana mestinya karena bagian tubuhnya ada yang tidak bisa digerakkan, bahkan ada yang sampai lumpuh juga.

4. Terasa seperti terbakar

Tanda lainnya yang bisa dirasakan adalah rasa seperti terbakar di bagian tubuh tertentu.

Padahal tidak ada api yang menyentuh tubuh, tapi rasanya tubuh itu seperti dibakar.

Sudah tentu ini akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman di tubuh si korban.

Walaupun disiram air juga tidak akan mendinginkan rasa panas yang dirasakan si korban.

Cara sembuh dari santet

Setelah mengetahui jenis-jenis dari santet serta bagaimana ciri dari orang-orang yang terkena santet, ada baiknya kamu juga tahu bagaimana cara sembuh dari santet apabila kamu sudah terkena santet itu.

1. Berlindung dan bertawakal kepada Tuhan

Sudah tentu jika sudah mengalami gangguan santet, yang harus dilakukan adalah meminta perlindungan kepada Tuhan…

Bukan berarti kalau kamu gak percaya santet itu ada terus kamu gak minta perlindungan ke Tuhan…

Ya tetap harus.

Jangan lupa juga buat lebih rajin lagi beribadahnya…

Karena dengan rajin beribadah juga bisa menjadi tameng kamu dalam menghadapi serangan santet.

2. Tidur di lantai

Kamu juga harus membiasakan dirimu untuk tidur di lantai.

Karena biasanya santet itu dikirimnya pada waktu malam hari.

Dengan kamu tidur di lantai, maka energi negatif tidak dapat menyentuhmu.

Karena bumi memiliki kutub negatif, sementara santet juga menggunakan energi negatif.

Ingat kah kamu dengan prinsip magnet? Yaitu dua kutub yang sama tidak bisa saling menyatu.

Jika kamu merasa tidak nyaman dengan harus tidur di lantai, maka kamu juga bisa menggunakan alas yang di mana tingginnya tidak lebih dari 15 cm.

3. Menanam tanaman penangkal sihir

Ternyata ada beberapa tanaman yang bisa berfungsi sebagai penangkal sihir itu bisa masuk ke dalam rumah…

Tanaman-tanaman tersebut dipercaya tidak begitu kuat dalam mencengkram bumi…

Dikarenakan tanaman tersebut katanya juga memilki kutub negatif di dalamnya, sehingga tidak dapat mencengkram bumi dengan kuat.

Tanaman-tanaman tersebut adalah:
– Dadap
– Kelor
– Bambu Kuning
– Bidara
– Dan masih banyak lagi

4. Ruqyah/Exorcist

Cara berikutnya adalah dengan melakukan ruqyah (dalam Islam) atau exorcist (dalam Kristen, kalau gak salah).

Di setiap agama pasti ada cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengusir sihir, makhluk halus, dan sejenisnya.

Di sini aku hanya akan menjelaskan ruqyah saja, karena yang benar-benar aku tahu ya cuma ruqyah saja.

Dalam Islam sendiri ruqyah itu ada dua jenis, yaitu ruqyah syirikyah dan ruqyah syariah.

Ruqyah syirikyah sudah tentu ruqyah tidak dengan ajaran Islami, bahkan ada yang menggunakan jin lain untuk membantu mengeluarkan sihir atau makhluk halus lain yang berada di tubuh pasien.

Ada juga yang prakteknya setan yang berada di tubuh pasien dimasukkan ke dalam botol.

Ada juga yang menggunakan mantra-mantra yang tidak ada ajarannya dalam Islam.

Itu jelas tidak boleh dalam agama Islam.

Yang boleh adalah dengan menggunakan ajaran-ajaran yang terdapat dalam Islam.

Yaitu dengan membacakan surat-surat Al Quran ke pasien.

Dan ya, aku sendiri pernah ruqyah dengan cara syirikyah dengan ruqyah syariah memang hasilnya beda.

Namun aku sendiri ruqyah bukan karena aku diganggu santet juga sih…

Melainkan aku diganggu makhluk halus saja.

Yang jelas sih gangguan makhluk halusnya hilang begitu aja sih setelah ngelakukan ruqyah.

5. Jadi pribadi yang santun

Nah cara ini bisa dibilang cara yang paling ampuh untuk mengurangi kemungkinan kamu disantet orang.

Tidak menghilangkan kemungkinannya, tapi setidaknya ini bisa dilakukan.

Dengan pribadi yang santun, menjaga setiap ucapan dan perilaku sehingga tidak menyakiti hati orang-orang yang berinteraksi denganmu akan membuatmu bisa merasa lebih aman.

Karena kebanyakan santet itu berasal dari rasa sakit hati dari apa yang sudah orang lain lakukan…

Ya berarti solusinya adalah dengan berbuat santun dong.

Jika memang kamu sudah berbuat baik kepada orang-orang yang ada di sekitarmu dan kamu masih saja disantet orang, bisa jadi kamu merupakan saingan bisnis dari orang itu…

Atau mungkin juga kamu tidak disukai oleh orang itu tanpa alasan yang jelas, bisa jadi lo…

Ya mungkin segitu dulu saja artikel kali ini.

Yang jelas penggunaan ilmu hitam semacam santet itu tidak dibenarkan untuk alasan apapun, agama pun juga melarang penggunaan ilmu hitam.

Oleh sebab itu, tetap lah bahagia, tetap lah baik-baik saja, semoga kamu bisa membaca artikel berikutnya dari blog ini.

Oh iya, mungkin aja kamu juga tertarik untuk membaca macam-macam jenis ilmu hitam.

Jika ada hal-hal yang ingin kamu sampaikan, kamu bisa tuliskan itu di kolom komentar.

Terima kasih.

Tinggalkan komentar