Aku Sakit Lagi

Mungkin aku harus sekali lagi meminta maaf kepada kamu…

Karena pada hari Senin minggu ini, 4 Januari 2021, aku sama sekali nggak bisa update artikel di blog ini.

Aku gak bisa update artikel dikarenakan aku sendiri sedang sakit dari hari Minggu.

Mestinya ada artikel yang bakal menjadi artikel pertama di blog ini di tahun 2021…

Namun ya sudahlah, aku akan melakukan update pada tanggal 11 Januari saja.

Sakit yang aku alami

Aku sendiri dari hari Minggu (3 Januari 2021) sampai dengan hari Rabu (6 Januari 2021) mengalami panas tinggi…

Suhu badanku sendiri juga sampai 39.5 derajat celcius.

Tinggi sekali sampai pada akhirnya aku sendiri pusing untuk menjalankan aktivitas.

Aku pada saat hari Minggu itu di pagi hari merasa badanku hangat, tapi setelah aku cek suhu badan ternyata masih di dalam batas suhu normal, yaitu gak lebih dari 37 derajat celcius.

Aku kemudian ya minum air yang cukup banyak dan nggak lupa juga aku meminum vitamin, karena kebetulan kakakku sendiri sudah sakit panas dari hari Jumat (1 Januari 2021) sore.

Cuma memang yang menyebalkan dari kakakku itu dia pindah-pindah tempat mulu kalua mau tidur, sehingga mungkin virusnya menyebar kemana-mana terus mungkin juga imunku yang sedang kurang fit sehingga akhirnya aku jadi sakit.

Yang jelas hal yang aku lakukan di hari Sabtu (2 Januari 2021) adalah Latihan berenang.

Waktu pulang berenang itu rasanya badanku memang terasa capek sekali, terus di badan juga seperti terasa ada yang kurang enak aja.

Aku sendiri sempat berpikir untuk membeli susu pada saat malam harinya di Indomaret depat perumahanku…

Namun sayangnya pada saat malam itu ternyata turun hujan yang lumayan deras sehingga akhirnya aku gak jadi beli susu.

Sehingga pada akhirnya aku sendiri merasakan suhu badanku naik di hari Minggunya.

Nah pada hari Minggu siang suhu badanku sendiri ternyata sudah tembus di angka 39 derajat celcius, aku sendiri pun akhirnya minum Decolgen, namun sayangnya suhuku turunnya nggak seberapa, malah naik-nya makin kencang.

Pakai pada saat itu para sahabatku pada saat aku sendiri kuliah ingin kumpul-kumpul pula, akhirnya aku sendiri ijin gak bisa datang dan akhirnya acara tersebut dibatalkan dong karena kumpulnya cuma bertiga dari yang harusnya berlima.

Acaranya dibatalkan saja, karena yang jadi masalah itu aku sedang sakit, katanya gak enak aja kalau semuanya kumpul-kumpul tapi ada satu anak yang sedang sakit, jadi mangkanya diganti di waktu lain aja yang pas di mana semua personelnya sehat dan punya waktu yang bisa dihabiskan bersama.

Sekitar jam 3 sore, aku minta untuk dibawa ke rumah sakit, karena memang badanku sendiri rasanya gak enak banget, udah pusing banget pokoknya.

Sebelum membawaku ke rumah sakit, ibuku tanya ke aku, apa aku bisa mencium bau-bauan, ternyata masih bisa, ibuku pun akhirnya bernafas lega karena aku sendiri bisa dibilang nggak menderita covid.

Karena menurut rumor yang beredar, jika orang menderita covid, biasanya orang itu akan kehilangan indra penciumannya.

Akhirnya setelah sekitar jam 3 aku pun dibawa ke rumah sakit, waktu masuk IGD aku sendiri disuruh untuk duduk di kursi roda.

Karena waktu menunggu yang cukup lama, aku sendiri merasa nggak nyaman jika harus berlama-lama duduk di kursi roda, rasanya seperti pinggangku sakit gitu, mungkin posisi duduknya juga kurang ergonomis juga.

Begitu mendekati jam 6 sore aku baru ditangani, aku langsung diberikan suntikan untuk menurunkan suhu badanku, aku juga diberikan obat yang berfungsi untuk menurunkan suhu badanku.

Aku disuruh untuk berobat jalan saja, karena aku sendiri panasnya belum ada satu hari…

Sementara untuk mengetahui kemungkinan bahwa di dalam badanku ada demam berdarah atau mungkin tipes harus menunggu 3 hari terlebih dahulu.

Ya sudah apa lagi yang bisa diharapkan? Ya mending pulang aja.

Lagipula ya selama di IGD itu aku takut kalau tiba-tiba ada serangan zombie, aku sendiri pasti bakal meninggal duluan karena aku sendiri gak bisa berlari sama sekali.

Ya memang sih serangan zombie itu mungkin cuma ketakutan sepeleku saja sehingga gak perlu terlalu dikhawatirkan…

Ya mungkin segitu dulu saja buat curhatanku kali ini.

Aku sendiri nggak berharap kamu yang baca artikel ini komentar aneh-aneh di sini, sehingga aku gak akan menyuruhmu untuk menuliskan uneg-uneg seperti biasanya

Terima kasih sudah mau membaca artikel ini.

Tinggalkan komentar