Bahan Obrolan LDR

bahan obrolan ldr

Persoalan cinta atau perasaan nggak akan ada habisnya untuk dibicarakan

Tapi bukankah hubungan kalian nggak melulu soal cinta dan perasaan aja.

Ada banyak hal yang bisa digali dari hubungan kalian, entah sosok pasanganmu, atau mungkin lingkungan di sekitar kalian.

Sebab membicarakan cinta dan perasaan pun nggak bisa membuat kalian semakin dewasa, serta mengenal satu sama lainnya lebih dalam.

Kamu perlu keluar dari zona pembicaraan yang isinya perasaan dan cinta aja

Apalagi jika kalian merupakan pasangan yang menjalani pacarana jarak jauh alias Long Distance Relationship atau yang biasa disingkat dengan LDR.

Obrolan yang mungkin itu-itu aja bisa membuat kalian bosan untuk menjalani hubungan yang bisa dibilang monoton saja.

Mencoba beberapa bahan obrolan yang sudah dirangkum di dalam artikel ini mungkin bisa membuka kebuntuan topik di antara kalian.

Bahan obrolan LDR

Kuliah atau kerjaan

“Deadline kerjaan lancar kah?

“Eh iya, ide yang kemaren udah terbit ya?”

“Lancar dong, eh tadi jadi ketemu dosen pembimbing?”

“Jadi boleh lanjut ke bab selanjutnya?”

Jangan bilang kamu peduli dan perhatian dengan pasangan, tapi membicarakan soal kegiatannya sehari-hari aja jarang, begitu juga sebaliknya.

Jangan bisanya melarang dan mengatur-ngatus juga.

Kamu perlu membangun komunikasi yang dekat dengan kesehariannya secara nyata.

Bertanya soal bagaimana pekerjaan atau kuliah pasangan, sampai saling bertukar ide serta pandanga.

Bukan untuk basa-basi, tapi membiasakan diri supaya terlibat langsung dengan kegiatannya.

Dari sini kamu belajar soal kepedulian yang sesungguhnya, serta memahami semua hal yang jadi tujuan kerja kerasnya.

Hobi

“Sayang, mampir ke rumah ya… akum au boca bikin sup krim sama garlic bread nih…”

“Wah, aku selalu siap jadi kelinci percobaan. Hehehe… selesai kerja aku ke rumahmu”

Harusnya memang kamu dan dia saling tahu kegemaran masing-masing.

Tahu hal-hal apa saja yang bisa menggairahkan hidupnya.

Entah kecintaannya pada seni, yang salah satunya seni lukis yang dia tekuni.

Atau sebaliknya, dia pun tahu kegemaranmu memasak, kuliner, sampai dengan menulis blog.

Dari hobi ini dia tak hanya mengerti cara membahagiakanmu, tapi juga bisa lebih mendalami pribadi atau karaktermu.

Begitu juga kamu yang tahu seberapa santai, humoris, tapi sedikit sensitifnya dia sebagai seorang penggiat seni.

Persoalan musik, buku, dan film favorit kalian berdua

“Kamu pasti suka lagu ini, metal banget soalnya”

“Wah iya. Suara gitarnya asik banget”

Membicarakan hal santai seperti musik, film, dan juga buku kesukaan kalian bukan cuma  membuat kalian lebih hangat.

Tapi obrolan kalian akan mengalir dengan sendirinya, tanpa perlu dicari-cari atau direncanakan.

Pastinya kalian nggak akan kehabisan bahan pembicaraan juga.

Hal yang kamu dan dia temukan di jalan

Soal macet yang merayap atau mungkin lautan manusia di dalam kereta bisa asaja menjadi bahan perbincangan kamu dan dia.

Memang ini terlalu random.

Tapi dair hal random ini kalian bisa menilai kadar kenyamanan.

Kamu nggak lagi takut atau sungkan untuk membicarakan apapun, bahkan hal yang nggak terlalu penting.

Seperti saat kamu melihat seorang bapak-bapak tua di sudut KRL yang tak mendapat tempat duduk.

Setelah dia memberanikan diri menegur anak muda yang duduk di depannya untuk memberi tempat duduk ke bapak itu.

Kalian kemballi larut ke persoalan kesadaran orang lain dalam menggunakan fasilitas umum dengan baik dan bijak.

Saking serunya berbincang, kalian sendiri nggak sadar kalua sudah sampai di tujuan.

Bukankah itu tanda kenyamanan yang tak terbantahkan lagi?

Pengalaman masa kecil

Agar perbincangan dengan pasangan saat nongkrong bisa diselimuti canda dan tawa, kamu bisa mulai bercerita tentang pengalamanmu di masa kecil.

Entah kamu pernah ngompol atau kamu pernah jatuh di comberan.

Ssst, katanya tertawa bersama dapat mengeratkan hubungan lo.

Untuk memulai pembicaraan yang menyenangkan, kamu bisa bertana pada pasangan kamu, seperti apa dirinya di masa kecil, mainan yang paling dia sukai, atau bahkan kartun dan games favoritnya.

Selain menyenangkan untuk dibahas, kenangan masa kecil juga dapat membuka wawasan kamu mengenai alasan di balik pencitraan pasangan saat ini.

Kebiasaan waktu hari spesial

Hari raya, ulang tahun, kelulusan, dan hari-hari spesial yang dialami setiap orang pasti bisa menjadi bahan obrolan yang menarik.

Soalnya hari-hari itu dialami sama dia juga, nggak mungkin kan si dia nggak punya pengalaman menarik waktu melewati hari tersebut.

Kita bisa mulai dengan bertanya hari apa yang paling nggak bisa dia lupakan dalam hidupnya atau iseng tanya tanggal ulang tahunnya.

Keluarga

Mengenal seseorang dari bagaimana hubungan mereka dengan orang tuanya dan bagaimana cara mereka diasuh akan membuatt kamu lebih memahami sikapnya pada keluarga.

Jika kamu ingin serius dan melanjutkan masa depan dengan orang ini, tentunya cara dia memperlakukan keluarganya akan membuat kamu lebih yakin dengan seperti apa dirinya di maas depan.

Membahas isu-isu hangat

Berkat perkembangan teknologi dan informasi saat ini, hampir nggak mungkin kamu akan selalu up-to-date mengenai semua berita yang ada.

Untuk itulah Kerjasama tima kamu sebagai pasangan diperlukan di sini.

Kamu dan pasangan akan saling membuka wawasan dengan berbagi info-info terbaru mengenai hal-hal yang kalian berdua minati.

Seperti berita fashioin, olahraga, politik, gossip terbaru, dan perkembangan teknologi terbaru.

Tanyakan sesuatu yang nggak kamu ketahui

Hal ini bisa berupa sesuatu tentang dirinya sendiri, atau fakta lain yang kamu nggak tahu.

Apapun itu, kamu tentu akan belajar sesuatu yang baru darinya.

Jika kamu ingin mengetahui yang lebih spesifik lagi, mintalah pasanganmu untuk menceritakan salah satu hobinya.

Nostalgia adalah salah satu topik yang menarik untuk dibicarakan.

Tanyakan mengenai hal pertama yang diingatnya, seperti hari pertamanya sekolah, mainan pertamanya, dan ulang tahun yang bisa diingatnya.

Pembicaraan ini akan membuat kamu mengetahui hal-hal yang berarti untuknya, dan mengetahui seperti apa pacar kamu semasa kecilnya.

Tanyakan tentang sesuatu yang acak atau aneh.

Pertanyaan ini bisa membuat kamu membicarakan sesuatu yang menyenangkan di saat suasana hati sedang baik.

Pertanyaannya seperti ini:

  • Apakah kamu8 percaya sinnterklas itu ada?
  • Kalau kamu harus memilih antara TV dan internet, mana yang akan kamu pilih?
  • Kalau nggak ada jam yang menunjukkan waktu, menurutmu hidup akan seperti apa?

Bicarakan hal-hal acak ini dengan santai, karena nggak ada jawaban yang salah untuk pertanyaan seperti ini.

Ceritakan lelucon yang cukup lucu dan tertawalah bersamanya, tentu saja ini juga berlaku jika dia memiliki  selera humor yang baik.

Ada saatnya menceritakan kesulitan dengan pasangan, jadi cara untuk menenangkan diri

“Sayang, aku boleh cerita

Boleh lah, pastinya… kenapa? Kayaknya lagi berat banget beban di kepala kamu”

Sebagai pasangan sudah sehharusnya kamu dan dia tak hanya berbagi Bahagia, tapi juga kesulitan.

Taka da salahnya juga menceritakan kesulitanmu ke dia, kalua memang dengan begini kamu bisa lebih tenang.

Tapi memang biasanya berbagi cerita saja sudah lebih dari cukup untuk menenangkan diri.

Syukur-syukur kalua pasangamu pun membantu memberi solusinya.

Membuatmu bisa bersyukur memilikinya.

Sesekali membicarakan orang dengan pasangan

Kalau kamu dan dia sudah benar-benar nyaman, membicarakan seseorang seperti teman kalian pasti sesekali jadi hal yang sah-sah saja.

Bukan sisi buruknya juga, tapi kalian mengangkat sisi positifnya.

Siapa tahu bisa jadi contoh untuk kalian berdua.

Kesimpulan

Memang ada banyak hal yang bisa dibicarakan dengan pasanganmu.

Dengan banyaknya bahan obrolan yang bisa kamu bicarakan dengan pasanganmu maka diharapkan kamu dan dia bisa menjadi lebih akrab dan bisa melaju ke jenjang hidup yang lebih tinggi lagi bersama pasanganmu.

Mungkin segitu dulu saja untuk artikel kali ini.

Semoga bisa membantu kamu untuk mengetahui hal apa saja sih yang bisa dibicarakan dengan pasangan,

Jika kamu memiliki uneg-uneg yang mungkin ingin disampaikan saja, silahkan tulis di kolom komentar yang terletak di bagian bawah artikel ini.

Terima kasih sudah membaca artikel ini.

Tinggalkan komentar