
idkiswara.com – Bicara soal cinta memang nggak akan ada habisnya.
Mulai dari jatuh cinta sampai akhirnya patah hati…
Banyak sekali lika-liku yang akan dihadapi dalam percintaan.
Setiap orang juga memiliki definisi sendiri tentang cinta…
Selain definisinya berbeda, cara mengekspresikannya pun juga berbeda.
Cara mengekspresikan cinta biasanya disebut dengan Love Language atau bisa disebut dengan Bahasa Cinta jika diartikan.
Jika kamu sendiri memiliki pasangan, mungkin kadang suka terbesit pertanyaan di pikiranmu, seperti beberapa pertanyaan di bawah ini:
“Kira-kira dia merasa puas gak ya dalam hubungan ini?”
“Bisa gak ya aku bikin dia bahagia?”
Pertanyaan seperti itu suka bikin overthinking kadang…
Namun ada hal yang lebih membingungkan lagi…
“Kalian berdua suka bingung dalam memahami diri masing-masing”
Akhirnya berbagai pertanyaan serta rasa cemas muncul dalam hubungan kamu dan pasangan.
Gak ada yang salah dengan fenomena tersebut.
Bagi yang sudah berpasangan, rasa cemas seperti itu bisa dibilang hal yang wajar…
Tinggal bagaimana mereka mengomunikasikan kecemasan tersebut kepada pasangannya dengan baik.
Serta gak salah juga bagi mereka yang hobinya bucin…
Karena mungkin lewat cara demikianlah mereka mengekspresikan rasa sayangnya kepada satu sama lain.
Kalau kamu sering merasakan atau mempertanyakan hal tersebut, mungkin kamu berada di artikel yang tepat.
Karena pada artikel kali ini, aku ingin membagikan beberapa Bahasa Cinta yang biasa digunakan.
Macam-Macam Bahasa Cinta
Konsep Bahasa Cinta ini dikenalkan oleh Dr. Gary Capman yang merupakan penulis buku Five Love Language yang berasal dari Amerika.
Lewat buku tersebut, Dr. Gary juga mengenalkan sebuah Bahasa cinta yang dapat diaplikasikan ke berbagai jenis hubungan…
Bisa untuk hubungan romantis, keluarga, sampai dengan pertemanan.
Intinya, Bahasa cinta adlah cara bagi seseorang untuk mengekspresikan rasa cintanya kepada orang lain.
Kalau Bahasa Cinta dari orang tersebut nggak didapatkan, orang tersebut akan merasa nggak dicintai dengan baik.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui bahasa cinta diri sendiri dan pasangan sehingga hubungan kalian bisa menjadi lebih awet dan sehat…
Kamu tentu mau kan memiliki hubungan yang awet dan kalian bisa saling mencintai dan benar-benar merasa dicintai?
1. Words of Affirmation
Bahasa Cinta yang satu ini merupakan bahasa cinta yang di mana orang tersebut akan lebih bahagia ketika mendengar kalimat-kalimat positif seperti:
- Pujian
- Apresiasi
- Kalimat yang mengekspresikan rasa sayang
Jika kamu merupakan orang dengan bahasa cinta ini, kamu akan jauh lebih bahagia ketika pasanganmu bilang “Aku sayang banget sama kamu”.
Selain itu, kalimat apresiasi seperti “Makasih banyak ya sayang udah membahagiakan aku selama ini” juga akan menjadi kalimat yang sangat ditunggu kalau kamu merupakan orang dengan tipe bahasa cinta ini.
Karena dengan mendapatkan kalimat tersebut kamu akan merasa diapresiasi oleh pasanganmu.
Mungkin kamu sendiri akan berpikir bahwa kalimat apresiasi seperti itu biasanya dikeluarkan oleh “buaya” yang sedang mencari mangsa…
Kalimat seperti ini akan dianggap sebagai kalimat buaya ketika mendengarnya di tahap kalian berdua masih belum seberapa dekat.
Kalau kamu sudah agak lama menghabiskan waktu bersama, tentu kalimat apresiasi seperti ini bukan menjadi kalimat yang biasa diucapkan buaya.
Gak ada yang salah kok dengan jenis bahasa cinta yang satu ini.
2. Quality Time
Bahasa cinta yang satu ini biasanya orang tersebut senang untuk menikmati waktu bersama dengan orang tercinta.
Orang dengan bahasa cinta ini lebih fokus pada kualitas waktu yang dihabiskan bersama pasangan, seperti menghabiskan waktu tanpa gadget saat pergi bersama misalnya.
Komunikasi merupakan hal yang krusial bagi kamu yang punya bahasa cinta ini.
Saat bersama pasangan, kamu bisa berbagi hal yang kamu dan pasangan alami di hari tersebut…
Mulai dari cerita-cerita hal-hal remeh, bercanda bersama, sampai ngomongin hal yang serius.
Harapannya, komunikasi tersebut dapat menjaga hubungan antara kamu dengan pasangan.
Poin penting dari bahasa cinta ini adalah kualitas dibandingkan kuantitas.
Jika pasanganmu merupakan orang dengan tipe bahasa cinta ini, ketika dia ingin bicara denganmu, ada baiknya kamu segera silent dan menyimpan ponsel kamu dan mulai mendengarkan dia secara aktif.
Kontak mata pun juga menjadi sangat berarti untuk orang dengan bahasa cinta ini.
3. Receiving Gifts
Bahasa cinta yang satu ini nggak selalu soal pemberian kado yang mahal.
Melainkan ke arah makna dari pemberian kado tersebut.
Buat kamu yang punya bahasa cinta ini, mungkin merasa bahwa kado sebagai bentuk kasih sayang yang diberikan olehnya.
Misalnya, pasangan kamu beliin kamu baju baru…
Nah, di sini kamu nggak peduli harga dari baju tersebut…
Mau murah atau mahal pun, yang terpenting dia beneran ikhlas dan tulus pas beliin baju tersebut.
Selain itu juga kamu akan merasa adanya makna tersendiri bagi kamu dari pemberian tersebut.
Bagi mereka, bahasa ini nggak sekadar hadiah yang diterima aja, namun juga usaha dan waktu yang didedikasikan pasangan yang membuat kado itu menjadi lebih benilai baginya.
Dengan begitu, pasangan tentu tak serta merta mengharapkan kado atau hadiah yang mahal, namun kembangkanlah makna di balik hadiah tersebut.
Mereka juga cenderung mengingat setiap hadiah-hadiah yang kamu berikan karena apa yang kamu berikan sangat berharga bagi mereka.
4. Acts of Service
Untuk mereka yang memiliki bahasa cinta yang satu ini, mereka lebih mengapresiasi tindakan yang pasangannya lakukan untuk mengungkapkan rasa cintanya kepadanya.
Sehingga bisa dibilang untuk orang dengan bahasa cinta ini nggak akan mempan jika dikasih ucapan “Aku sayang sama kamu”.
Orang tersebut malah lebih cenderung memegang prinsip ini:
“Talk less do more”
Jika kamu sendiri merupakan orang dengan bahasa cinta ini akan merasa sangat dicintai ketika pasangan melakukan hal-hal yang kurang lebih seperti ini:
- Kamu senang waktu pasangan kamu nganterin kamu pulang ke rumah, kamu merasakan bahwa pasanganmu ingin memastikan bahwa kamu sampai di rumah dengan selamat.
- Kamu akan menjadi lebih bahagia ketika pasangan membantu kamu untuk membersihkan rumah atau sekadar mencuci tumpukan piring kotor.
- Kamu pun akan menjadi bahagia ketika kamu dibantu dalam menyiapkan makanan.
- Kamu merasa senang ketika pasangan memberikan pijatan setelah kamu lelah bekerja.
5. Physical Touch
Bahasa cinta yang satu ini bukan berarti kamu dengan pasangan melakukan hal yang berbau negatif…
Orang dengan bahasa cinta ini akan merasa senang jika pasangannya melakukan beberapa hal ini:
- Berdekatan dengan dirinya
- Menggenggam tangannya ketika jalan bareng
- Memeluknya dengan tulus
Sehingga bisa dibilang, orang dengan bahasa cinta ini akan lebih senang jika dia mendapatkan sentuhan dari pasangannya.
Bagaimana Cara Mengetahui Bahasa Cinta Orang Lain?
Mungkin kamu akan bertanya-tanya, “Bagaimana kalau misalnya bahasa cintamu dan pasangan berbeda?”
Kalau bahasa cinta kalian berdua nggak sama bukan berarti kalian nggak cocok untuk menjalani hubungan…
Karena kalian hanya perlu mengkomunikasikan perbedaan bahasa cinta kamu dengan pasanganmu.
Caranya adalah sebagai berikut:
1. Kenali pasangan kamu lebih dalam
Kamu bisa mencoba mencari tahu apa yang membuat pasangan kamu merasa terpenuhi dalam hubungan.
Untuk itu, kamu perlu mencari tahu beberapa hal ini:
- Apa yang membuat dirinya bahagia dan tidak?
- Apa yang dia inginkan dan harapkan dalam sebuah hubungan?
- Bagaimana dia ingin diperlakukan dalam hubungan?
2. Mengamati pasangan
Menentukan bahasa cinta pasangan tentu gak gampang dan menentukan pengamatan yang penuh pertimbangan.
Kamu bisa mengamati cara pasangan memperlakukan orang lain dan merespons diri kamu.
Jika dia terus memberikan kata-kata yang positif, maka kemungkinan besar bahasa cintanya adalah words of affirmation.
Kamu juga bisa memerhatikannya saat pasangan memberikan kritikan…
Walau sulit dan mungkin keadaannya membingungkan, kritikan dan complain dari pasangan memberikan informasi bernilai, termasuk bahasa cintany.
Misalnya, apabila sang istri mengkritik kamu nggak pernah membantu membersihkan rumah, ada kemungkinan bahwa bahasa cintanya adalah act of service atau bantuan yang tulus.
3. Coba lakukan semuanya
Jika kamu sendiri merasa kebingungan untuk menjawab tiga pertanyaan yang terdapat di poin pertama tadi, ada baiknya kamu langsung mencoba satu per satu dari kelima jenis bahasa cinta tersebut.
Nggak masalah jika nggak sesuai urutan, yang terpenting adalah kamu jeli memperhatikan respon si dia.
Perlakuan yang mendapat respon palingg bagus, itulah bahasa cintanya.
Oh iya, kamu juga bisa melakukan tes beberapa kali unutk benar-benar mengetahui dua bahasa cinta yang paling dominan.
4. Pertanyaan pembanding
Ini sebenarnya merupakan penguat dari tes yang telah kamu lakukan di poin kedua tadi…
Yaitu coba mengajukan pertanyaan pembanding.
Setelah kamu melakukan cara pertama, kamu bisa tanyakan ke dia seperti ini:
“Kamu lebih suka aku kasih hadiah atau aku temenin jalan-jalan?”
“Kamu lebih suka aku masakin atau ketika aku puji?”
“Kamu lebih suka aku peluk atau didengarkan?”
5. Bertanya langsung
Kalau kamu sendiri gak sabar untuk melakukan tes di poin ketiga tadi dan meyakinkan diri dengan poin keempat, kamu bisa melakukan poin ini.
Karena dengan poin ini, semua rasa penasaran kamu bisa langsung terjawab dengan cepat, sehingga gak perlu waktu yang terlalu lama.
Kamu bisa mengajukan beberapa pertanyaan yang kurang lebih seperti ini:
“Kamu akan merasa dicintai jika?”
“Perlakuan apa sih yang bisa bikin kamu merasa dicintai?”
“Kalau kamu boleh pilih dua pilihan, kamu akan pilih dipuji, menghabiskan waktu bersama, dikasih hadiah, disentuh, atau dibantuin?”
Dari jawaban yang diberikan, kamu bisa langsung mengetahui apa yang dia butuhkan dari kamu.
Kabar baiknya, kamu juga bisa menggunakan pertanyaan yang sama ke diri kamu sendiri.
6. Pelajari bahasa cinta pasanganmu
Kamu bisa mencoba mempelajari bahasa cinta pasangan kamu setelah mengetahuinya.
Seperti bagaimana dirinya senang diperlakukan…
Hal demikian tentunya untuk membuat pasangan kamu merasa terpenuhi dalam hubungan kalian berdua.
Guna menjadi pasangan yang baik untuk dirinya.
Misalnya, pasangan kamu memiliki bahasa cinta words of affirmation…
Nah, kamu bisa mencoba sering-sering menyampaikan ungkapan kasih sayang serta apresiasi kepada dirinya.
Seperti ngomong “I love you” pada saat sebelum tidur.
Harapannya, pasangan kamu akan merasa dicintai dengan baik sama kamu tentunya.
Atau jika pasangan kamu merupakan orang yang bahasa cintanya merupakan physical touch, maka kamu bisa mencoba untuk memegang tangannya…
Entah itu kalian berdua bergandengan tangan ketika sedang jalan-jalan atau pada saat kalian berdua menonton film bersama di rumah.
7. Diskusikan perbedaaan bahasa cinta kalian
Terakhir, kamu bisa coba mendiskusikan perbedaan bahasa cinta kamu dengan pasangan.
Kalian berdua pengen diperlakukan seperti apa oleh masing-masing.
Tentunya hal ini mungkin gak gampang buat dilakuin.
Tapi percaya deh, dengan begini tingkat kepuasan hubungan kamu akan jauh lebih meningkat.
Misalnya, bahasa cintamu adalah quality time, sedangkan pasangan kamu physical touch…
Kamu bisa banget belajar cara menyentuh dia dengan baik serta sopan tentunya.
Sebaliknya, pasangan kamu belajar untuk lebih menghargai waktu yang dihabiskan saat bersama denganmu.
Alhasil, kepuasan hubungan kalian berdua akan meningkat seiring bkalian berdua memahami satu sama lain.
8. Bahasa cinta kadang berubah di beberapa waktu
Untuk yang satu ini sebenarnya harus melihat situasi dan kondisi.
Sebagai contoh, apabila pasangan menjalani hari yang buruk di kantornya, dia mungkin lebih membutuhkan pelukan dan sentuhan fisik ketimbang kata-kata afirmasi…
Kuncinya, kamu bisa senantiasa rutin berkomunikasi dan menanyakan kepada pasangan hal yang paling dia butuhkan sehingga kamu pun bisa merespons bahasa cintanya.
Catatan
Penting buat kamu ketahui bahwa bahasa cinta hanyalah salah satu cara untuk kamu buat menyampaikan rasa cinta kepada pasangan.
Mungkin saja kamu punya cara lain yang lebih cocok dalam hubunganmu.
Tentunya, hal demikian sah-sah saja.
Karena yang terpenting kamu dan pasangan merasa terpenuhi dalam menjalin hubungan kan?
Ingat, hubungan itu adalah tentang “take and give”.
Alias harus bersifat dua arah dalam praktiknya.
Gak bisa cuma memuaskan salah satu pihak saja.
Maka dari itu, yuk coba memahami bahasa cinta antara kamu dengan pasangan.
Tentunya guna menciptakan hubungan yang membangun serta berkembang.
Selain itu…
Percayalah, banyak orang merasa nggak bahagia hidup bersama pasangannya karena mereka nggak ngerti bahasa cinta masing-masing dan ditambah nggak mampu mengkomunikasikan hal ini kepada pasangannya.
Buang jauh-jauh mindset ini…
“Kamu pikir aja sendiri:”
Karena mindset seperti ini gak akan pernah bikin hubungan kamu sehat.
Jadi, jangan malas berkomunikasi.
Kesimpulan
Memang ada beberapa macam bahasa cinta yang di mana bisa diterapkan untuk bisa mendapatkan hubungan yang jauh lebih baik.
Ketika kalian berdua sudah menemukan bahasa cinta dari masing-masing, diharapkan hubungan kalian berdua bisa menjadi lebih baik lagi.
Perlu disadari, bahwa bahasa cinta ini hanyalah salah satu dari sekian banyak cara untuk membuat hubungan menjadi lebih baik.
Karena pada dasarnya, cinta sendiri merupakan hal yang cukup kompleks, ada banyak hal yang mesti dilakukan agar bisa mendapatkan kepuasan hubungan yang jauh lebih baik…
Yah, mungkin segini dulu aja untuk artikel kali ini…
Karena aku sendiri sudah merasa bahwa artikel ini sudah terlalu panjang, hehehe…
Jika kamu sendiri memiliki uneg-uneg yang mungkin ingin kamu sampaikan, kamu bisa menuliskan itu di kolom komentar yang terletak di bagian bawah artikel ini.
Terima kasih sudah mau membaca artikelku yang panjang ini sampai habis.