Kalimat yang Harus Dihindari Saat PDKT

kalimat-yang-harus-dihindari-saat-pdkt

Dalam melakukan pendekatan atau biasa disingkat menjadi PDKT ternyata susah-susah-gampang.

Kita harus memperhatikan banyak aspek secara bersamaan supaya tidak terjerumus ke dalam arah yang salah.

Karena jika sudah terjerumus ke arah yang salah dan gebetan sudah melihat kita sebelah mata, maka akan sulit sekali untuk membuatnya melihat kita dengan jauh lebih baik lagi.

Salah satu aspek yang harus diperhatikan adalah dengan menggunakan kata-kata yang bagus pada saat chatting dengan gebetan.

Ternyata ada beberapa kalimat yang di mana harus dihindari agar suasana chatting menjadi asyik dan gak membosankan.

Nah apa saja kah contoh kalimat yang harus dihindari pada saat PDKT?

Berikut ini adalah daftar kalimat yang harus dihindari pada saat PDKT.

“Disclaimer: pada artikel kali ini aku hanya akan membahas kalimat apa saja yang perlu dihindari, sehingga gak ada kalimat yang lebih baik seperti apa.”

Kalimat yang harus dihindari saat PDKT

1. Kalimat memulai yang basi

Oke, pertama-tama kita mulai terlebih dahulu dengan menghindari kalimat permulaan yang basi.

Karena dengan kalimat awalan yang basi juga akan mempengaruhi si dia apakah dia akan mau mulai lanjut chatting denganmu.

Contoh kalimatnya adalah seperti ini.

• “Kamu lagi apa?”
• “Sudah tidur belum?”
• “Udah makan belum?”
• “Hai, boleh kenalan gak?”
• “Hai, lagi sendirian gak?”
• “Kalau kita ngobrol gini, ada yang marah gak?”
• “Kalau aku chat gini, ada yang marah gak?”
• “Kalau aku ngajak kamu keluar, ada yang marah gak?”
• “Hai cantik?”
• “Hai ganteng?”
• “Jangan tidur malem-malem ya?”

Mayoritas orang menggunakan kalimat ini untuk memulai pembicaraan

Karena banyak orang yang menggunakan kalimat ini, tentu saja akan membuat lawan bicaramu menjadi bosan dengan kalimat pembukaan yang seperti itu.

Apalagi jika gebetanmu ini merupakan orang yang popular, yang di mana ada banyak orang yang berusaha untuk mendekatinya.

Jika diberi pertanyaan misalnya “Lagi apa?”, jawabnya sendiri sebenarnya bikin males-malesan, karena gak menggairahkan untuk mengobrol.

Jadi bukan si target yang gak mau ngajak ngobrol, tapi cowoknya yang membosankan.

Belum lagi jika diingatkan apa sudah makan, atau sudah tidur.

Itu bikin orang langsung merasa insecure kalau dilakukan secara langsung, dan bisa langsung dikira bahwa orang tersebut scam kepada kamu.

Maksud dari scam di sini adalah dia berusaha untuk menipu kamu atau memanfaatkan harta yang kamu punya aja.

Kalimat seperti “Lagi apa?” tentu akan diulangi kembali di keesokan harinya, sehingga akan menjadi pertanyaan tiada akhir.

Tentu saja jika ditanyai seperti ini lama-kelamaan akan merasa jenuh dan bosan, karena seperti gak ada pertanyaan yang lain daripada menanyakan hal yang sama secara terus menerus seperti itu.

Jika kamu melakukan itu terus menerus juga akan merasakan kebosanan yang sama karena kamu sendiri juga punya bahan obrolan lainnya.

Yang membuat percakapannya menjadi membosankan adalah karena dia sama sekali gak menyumbang apa-apa ke dalam obrolan.

Apalagi jika yang diajak bicara merupakan orang yang populer, chatting yang seperti itu merupakan chatting sudah sangat sering dia terima, bukan hanya dari kamu semata, sehingga bisa dibilang pesan yang kamu kirimkan itu gak begitu spesial.

Yang paling mengerikan adalah dengan menggunakan kalimat “Hai cantik” atau “Hai ganteng”, karena yang menerima ungkapan tersebut akan merasa insecure.

Mungkin ada baiknya kamu mencoba untuk menggunakan kalimat ini, mungkin bisa membuat suasana lebih cair.

Contoh kalimat yang bisa digunakan:

• “Kamu lagi apa? Aku lagi makan es krim yang enak banget, tapi murah, aku yuakin kamu belum pernah coba”
• Sudah tidur belum? Aku lagi nonton film yang seru banget nih, coba deh kamu nonton juga, karena ada yang ingin aku diskusiin mengenai film itu”

2. Kalimat yang menyatakan keseriusan

Kalimat berikutnya adalah kalimat yang menyatakan keseriusan.

Kalau masih dalam tahap PDKT memang ada baiknya untuk gak mengucapkan kalimat keseriusan, mending fokus saja mencari kecocokan di antara kalian.

Contoh kalimat yang menyatakan keseriusan:

• “Aku mau serius sama kamu”
• “Aku udah gak mau main-main lagi”
• “Aku lagi nyari pasangan hidup nih”
• “Kamu rencana nikahnya kapan?”
• “Aku boleh menjadi pacar kamu gak?”
• “Apa sih kriteria istri/suami idaman kamu?”
• “Aku orangnya setia, kalau udah satu, ya udah satu aja”

Ucapan-ucapan seperti ini merupakan rayuan gombal semata yang di mana hanya digunakan untuk meluluhkan hati lawan bicara.

Kalau pakai kalimat ini, biasanya akan berbohong, seperti belum siap buat pacaran, tapi sudah bilang ingin mengajak pacaran.

Bukan hal yang gak mungkin bahwa lawan bicara akan merasa jijik jika langsung ditawari untuk langsung ke jenjang yang lebih serius, padahal masih dalam tahap PDKT.

Jika ada orang yang belum apa-apa sudah menyatakan keseriusan, ada baiknya langsung kabur dari orang tersebut, gak perlu kebanyakan mikir, langsung kabur aja.

Karena ucapan menyatakan keseriusan itu merupakan perasaan euforia semata yang di mana begitu diseriusin biasanya akan langsung menurun bahkan langsung berubah perasaannya .

Yang jelas kamu pun juga harus menghindari kalimat yang seperti ini untuk terhindar dari orang-orang manipulatif.

PDKT sendiri pada dasarnya gak pernah ada yang serius, kalau di masa PDKT sendiri aja udah serius, harus hati-hati.

3. Kalimat merendahkan diri

Berikutnya adalah kalimat yang merendahkan diri.

Dalam masa PDKT kadang ada orang yang langsung merendahkan dirinya agar pasangannya menjadi kasihan.

Ada baiknya kita langsung kepada contohnya aja.

• “Gak ada lah yang mau sama aku”
• “Aku udah lama jomblo kesepian gini”
• “Aku orangnya gak sekeren fotonya”
• “Kamu kok mau jalan sama aku yang begini?”
• “Jujur aku banyak kurangnya sih”
• “Seumur-umur aku pacaran, aku diputusin mulu”
• “Aku jelek, gak pantes buat kamu”
• “Aku tipe yang menunggu sih, misalnya suka sama orang pun biasanya udah minggir duluan karena sadar diri aja”

Kalimat-kalimat tersebut harus dihindari supaya pasangan gak memandang kamu rendah.

Kamu baru boleh mengeluarkan kata-kata ini kalau kamu sudah sering jalan, hubungan sudah berjalan lama, dia ada ketertarikan sama kamu, dia bergairah sama kamu, serta dia juga terpukau sama kamu.

Dengan menggunakan kalimat yang merendahkan diri seperti ini memang bikin orang menjadi ada perasaan dengan kamu, tapi perasaan itu merupakan perasaan kasian.

4. Kalimat memancing curhatan

Kalimat-kalimat ini mungkin bisa dibilang sering digunakan oleh orang-orang yang dianggap sebagai buaya di luar sana.

Kita langsung saja ke contoh kalimatnya saja kali ya.

• “Kamu lagi kenapa? Cerita dong”
• “Kalau ada apa-apa aku pasti bantu”
• “Jangan takut ya, kamu pasti bisa”
• “Apakah kamu ada trauma di masa lalu?”
• “Kayaknya kamu lagi butuh curhat nih”
• “Jangan merasa sendirian ya, ada aku di sini”

Kalau masih dalam tahap PDKT itu ada baiknya kamu jangan mengeluarkan sisi membantu, mengayomi, dan pendengar yang baik, karena semua itu merupakan fitur hubungan…

Kalau masih dalam tahap gebetan ya ada baiknya jangan memberikan fitur ini kepadanya.

Karena nanti yang ada kamu akan menjadi terkena friendzone pas nanti kamu tembak.

Yang membuat kamu terkena friendzone adalah kenapa dia harus menjalani sebuah hubungan dengan kamu, kalau gak ada hubungan sekalipun aja dia bisa mendapatkan fitur lebih.

5. Kalimat yang memuji atau merayu berlebihan

Oke, kita masuk ke dalam contoh kalimat-kalimat yang harus dihindari terakhir

Langsung aja ke contoh kalimatnya kali ya.

• “Kamu kok cantik banget sih?”
• “Kamu kok ganteng banget sih?”
• “Aku minder nih ketemu sama kamu”
• “Bodoh sekali orang yang nyia-nyiain kamu”
• “Aku mah gak bisa apa-apa, gak sejago kamu”
• “Kamu punya semua yang aku impikan”

Kalimat-kalimat seperti ini harus dihindari, karena posisinya yang meninggikan gebetan dan merendahkan kamu…

Hal yang membuat ini berbahaya adalah ini bisa mengurangi ketertarikan gebetan kepadamu.

Kamu baru boleh menyanjung dia kalau misal dia sudah menyanjung kamu duluan.

Kesimpulan

Ternyata ada banyak kalimat yang harus dihindari ketika sedang melakukan PDKT.

Cuma memang kalimat yang paling mengena buat aku adalah kalimat-kalimat yang menyatakan keseriusan…

Karena pada saat PDKT itu kita hanya mencari kecocokan di antara kita dengan pasangan, bukan malah langsung menyatakan ingin serius, apalagi kalau diperparah dengan baru kencan pertama dan langsung menyatakan ingin serius.

Ya mungkin segitu dulu saja untuk artikel kali ini.

Jika kamu memiliki uneg-uneg yang ingin disampaikan, gak usah ragu-ragu, langsung tulis saja di kolom komentar yang terdapat di bagian bawah artikel ini.

Terima kasih sudah membaca artikel ini.

Tinggalkan komentar