Jenis-Jenis Game

Mungkin buat kali ini pembahasannya sedikit melenceng biasanya, jika memang banyak orang yang ingin pembahasan yang seperti ini lebih banyak, bukan gak mungkin kalau ini akan menjadi kategori baru di dalam blog ini.

Biasanya kan blog ini membahas tentang bagaimana cara membina hubungan, namun buat kali ini aku ingin membahas tentang dunia game.

Aku juga merupakan seorang gamer dulunya…

Namun setelah lulus kuliah sendiri aku jadi lebih jarang untuk bermain game, padahal dulu waktu masih sekolah dan kuliah hampir setiap hari aku bermain game.

Ya walaupun game yang dimainkan sekalipun juga gak begitu mengikuti jaman, namun seenggaknya aku suka sekali untuk bermain game.

Ya udah, langsung saja kita bahas jenis-jenis gamenya.

Jenis-jenis game

1. Berdasarkan platform yang digunakan

Oke pertama aku ingin menjelaskan game berdasarkan platform yang digunakan.

Karena platform untuk bermain game sendiri juga ada bermacam-macam.

1. Arcade games

Arcade games sendiri merupakan barang yang suka disebut oleh orang Indonesia jaman dahulu sebagai ding-dong.

Biasanya jenis game yang seperti ini berada di tempat khusus dan memiliki box atau mesin yang memang didesain untuk menjalankan video game tertentu.

Namun gak jarang ada di permainan arcade tersebut memiliki fitur yang bisa membuat orang yang memainkan game tersebut bisa dengan lebih nyaman menikmati permainan tersebut.

Misalnya dengan adanya game yang menggunakan senjata, seperti di game yang merupakan temanya sendiri merupakan shooting, disediakan juga joystick berupa senapan.

Atau di game balap sendiri juga ada setirnya sendiri, bahkan untuk game yang mengusung tema motor balap pun juga ada motornya sendiri yang di mana ketika dibelokkan maka kita pun juga harus memiringkan “motor” tersebut.

Game-game seperti ini bisa ditemukan di tempat semacam Timezone.

Karena memang di situ merupakan tempatnya bermain game arcade.

2. PC games

Untuk yang satu ini memang gamenya sendiri dirancang khusus untuk bisa dimainkan di komputer atau laptop.

Karena sekarang sudah semakin banyak juga laptop atau PC gaming di pasaran.

Untuk bermain di game di PC atau laptop sendiri juga memerlukan spesifikasi yang memang bisa dibilang agak tinggi untuk bisa menjalankan game-game yang terkenal, apalagi game yang AAA atau biasa disebut dengan game triple A.

3. Console games

Untuk game yang satu ini merupakan game yang dijalankan dengan menggunakan mesin yang memang dirancang untuk memainkan game.

Ini mungkin bisa dibilang mirip dengan arcade games…

Namun yang membedakan ini dengan arcade games adalah jika arcade games satu mesin hanya bisa menjalankan satu buah permainan saja, sementara untuk game konsol sendiri bisa menjalankan bermacam-macam permainan.

Contoh dari game konsol adalah Playstation dan Xbox.

4. Handheld games

Untuk platform yang satu ini juga memang dirancang untuk bisa memainkan game, namun yang membedakan platform ini dengan platform lainnya adalah kemampuannya yang bisa dibawa ke mana-mana.

Contoh dari handheld games ini adalah Nintendo Switch atau Playstation Portable atau biasa disingkat dengan PSP.

5. Mobile games

Game yang satu ini merupakan game yang bisa dimainkan di smartphone.

Bisa dibilang game yang satu ini sedang naik daun, karena orang bisa memainkan game hanya dengan smartphone yang harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan laptop atau konsol.

Yang membuat pemain dari game mobile sendiri adalah simpel, sekarang kebanyakan orang juga sudah memiliki smartphone, selain itu jika ingin bermain ya tinggal langsung main aja di mana pun yang disuka.

Untuk masalah smartphone sendiri, sekarang ada 2 kubu besar dalam hal ini.

Yaitu android dan iOS.

Namun kebanyakan orang menggunakan android karena harganya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan iOS yang di mana identik dengan Apple.

2. Berdasarkan genre permainan

Oke, mungkin untuk pembahasan genre ini bisa sangat panjang sekali.

Hal ini dikarenakan banyaknya genre permainan yang ada.

Namun baiklah, aku bahas satu persatu.

1. Aksi – Shooting

Game dengan genre seperti ini adalah game yang mengandalkan kecepatan refleks, koordinasi mata dan tangan, dan juga timing.

Jenis dari game ini ada beberapa.

a. First Person Shooting (FPS)

First person shooting ini merupakan game yang bisa dibilang banyak sekali judulnya, karena banyak aksi yang bisa dilakukan di dalam permainan ini.

Contoh dari permainan jenis ini adalah Valorant, Doom, Counter Strike: Global Offensive, dan lain-lain.

b. Drive n’ Shoot

Game ini ada simulasi menyetirnya, namun misi utama dari game yang satu ini adalah menembak dan menghancurkan lawan.

Contoh dari game ini adalah Road Redemption, dan Road Rash.

c. Shoot em’ up

Untuk game yang satu ini mungkin sudah gak begitu populer lagi, karena memang kebanyakan game yang satu biasanya game pesawat tempur yang di mana bisa menghancurkan banyak sekali musuh yang ada.

Contoh game-nya adalah Raiden dan Dessert Hawk

Kedua game tersebut mungkin terdengar asing, karena memang sudah bukan jamannya lagi, sehingga orang yang mengetahui game ini pun juga jauh lebih berkurang.

d. Beat em’ up

Memang untuk game yang satu ini gak ada aksi tembak-tembakannya, malah yang ada pukul-pukulan.

Game jenis ini juga sudah gak begitu popular sekarang.

Namun jika ingin mengetahui game ini seperti apa permainannya ada Double Dragon, Final Fight, dan Steet Gangs (River City Ransom).

Ada juga turunan dari game yang satu ini, yaitu hack and slash, yang di mana satu orang berusaha mengalahkan ribuan orang.

Contoh dari game yang satu ini adalah Dynasty Warriors, Samurai Warriors, dan Warriors Orochi.

e. Light gun shooting

Game yang satu ini menggunakan alat yang umumnya berupa senjata.

Game yang satu ini akan lebih nikmat jika menggunakan controller yang berupa senjata.

Contoh dari permainan jenis ini adalah Virtua Cop, Time Crisis, dan The House of the Dead.

2. Fighting (pertarungan)

Ada yang mengelompokkan video game fighting di bagian aksi, namun aku sendiri berpendapat berbeda.

Jenis game yang satu ini memang membutuhkan kecepatan refleks dan koordinasi antara mata dengan tangan, tapi ini game ini adalah penguasaan jurus, harus menghafalkan kombinasi tombol untuk mengeluarkan jurus dari karakter yang digunakan.

Tentu juga harus mengenal karakter agar bisa mengeluarkan semua jurusnya dengan lancar, yang paling penting adalah timing itu sangat berperan di sini.

Itu pun juga masih dibantu dengan mengeluarkan combo-combo yang bisa digunakan untuk mengalahkan musuh secepat mungkin.

Berbeda dengan jenis-jenis game lainnya, game yang satu ini mengandalkan Artificial Intelligence sebagai musuhnya atau istilah kerennya adalah melawan komputer.

Biasanya komputer akan mengenali kombinasi langkah yang sering digunakan oleh pemain untuk bisa menciptakan level yang semakin lama semakin berat.

Tentu game yang satu ini akan menjadi sangat diuji ketangkasannya ketika harus berhadapan dengan manusia lainnya.

Contoh jenis game yang satu ini adalah Street Fighter dan Mortal Kombat.

3. Aksi – Petualangan

Memasuki gua bawah tanah, melompati bebatuan di antara lahar, bergelayutan dari pohon satu ke pohon yang lain, bergulat dengan ular sambil mencari kunci untuk membuka pintu kuil legendaris.

Atau mungkin harus mencari telepon umum hanya untuk mendapatkan misi berikutnya…

Namun itu hanya beberapa yang bisa dilakukan dari game jenis ini.

Contoh dari game ini adalah Tomb Raider.

4. Simulasi, Konstruksi, dan Manajemen

Video game jenis ini menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia nyata dan memperhatikan dengan detil berbagai faktor.

Dari mencari jodoh, pekerjaan, membangun rumah, gedung, hingga kota, mengatur pajak, dan dana kota hingga keputusan memecat atau menambah karyawan.

Dunia kehidupan rumah tangga sampai bisnis membangun konglomerasi, dari jualan limun pinggir jalan hingga membangun laboratorium cloning.

Game ini membuat pemainnya harus berpikir untuk mendirikan, membangun, dan mengatasi masalah dengan menggunakan dana yang terbatas.

Contoh gamenya adalah Sim City dan The Sims.

5. Role Playing

Game jenis ini memiliki penekanan pada tokoh/peran perwakilan dari pemain di dalam permainan, biasanya si pemain akan menjadi tokoh utama di dalam permainan tersebut.

Karakter yang dimainkan akan bisa berubah dan berkembang ke arah yang diinginkan pemain, biasanya menjadi semakin hebat, semakin kuat, semakin berpengaruh, dan lain-lain.

Dalam berbagai parameter yang biasanya ditentukan dengan naiknya level, baik dari kepintaran, kecepatan, dan kekuatan karakter, senjata yang semakin sakti, ataupun jumlah teman maupun makhluk peliharaan.

Contoh dari game yang berjenis Role Playing Game atau biasa disingkat dengan RPG adalah Elder Scroll dan Fallout.

6. Strategi

Berbeda dengan jenis game aksi yang di mana berjalan cepat dan membutuhkan refleks yang cepat…

Game yang berjenis strategi ini seperti bermain catur, yang di mana memerlukan keahlian berpikir dan memutuskan gerakan secara hati-hati dan terencana.

Game dengan jenis strategi sendiri biasanya mengendalikan beberapa orang sekaligus, dengan berbagai jenis tipe kemampuan, kendaraan yang fungsinya bermacam-macam, hingga dengan pembangunan bangungan-bangunan yang berfungsi untuk mendukung keberlangsungan markas.

Bangunan yang berfungsi untuk mendukung keberlangsungan markas seperti misalnya pabrik untuk mengolah makanan, atau mungkin bangunan yang berfungsi untuk melatih tentara, pusat perdagangan, dan lain-lain, tergantung tema ceritanya.

Waktu yang dibutuhkan untuk memainkan game ini biasanya jauh lebih lama dan lebih santai dibandingkan dengan game action.

Ada dua jenis permainan untuk game strategi ini.

a. Real Time Strategy

Game berjalan secara realtime, dan serentak antara semua pihak dan pemain harus memutuskan setiap langkah yang diambil saat itu juga, sementara pihak lawan mungkin juga sedang mengeksekusi strateginya.

Contoh dari game ini adalah Warcraft, Stronghold, Starcraft, Age of Empire dan Command and Conquer.

b. Turn Based Strategy

Game ini berjalan secara bergiliran, saat kita berjalan dan mengambil keputusan, pihak lawan menunggu dan melihat, begitu juga sebaliknya, seperti kita bermain catur.

Contoh dari game berjenis seperti ini adalah Yu Gi Oh

7. Puzzle

Game ini sesuai namanya, kita harus menyelesaikan puzzle dan teka-teki yang disediakan oleh game ini.

Baik itu menyusun balok, menyamakan warna bola, memecahkan perhitungan matematika, melewati labirin, sampai mendorong kotak masuk ke dalam tempatnya.

Gak jarang juga game dengan jenis ini menyisipkan edukasi dan petualangan di dalamnya.

Contoh dari game yang seperti ini adalah Sokoban, Minesweeper, dan Bomberman.

8. Simulasi kendaraan

Game dengan jenis seperti ini memberikan pengalaman interaktifitas sedekat mungkin dengan kendaraan aslinya.

Meskipun terkadang kendaraan tersebut masih eksperimen atau bahkan fiktif, tapi ada penekanan khusus pada detil dan pengalaman realistik dalam pengalaman menggunakan kendaraan tersebut.

Game ini juga dibagi ke dalam beberapa jenis.

a. Kendaraan perang

Game ini mengajak pemain untuk menaiki kendaraan dan berperang melawan kendaraan lainnya. Kebanyakan judul dari permainan tersebut sama dengan nama kendaraannya.

Contoh dari permainan jenis ini adalah Apache: Air Assault dan Ace Combat.

b. Balap

Dari namanya sendiri sudah jelas bahwa game ini merupakan balapan yang di mana siapa yang lebih dahulu mencapai garis finish maka dia merupakan orang yang memenangkan balapan tersebut.

Game ini biasanya juga menyuruh kita untuk mendandani mobil dan mungkin juga meng-upgrade beberapa part kendaraan agar bisa membuat kendaraan kita melaju lebih cepat dan lebih keren.

Contoh dari game ini adalah Need for Speed, F1, Moto GP, Project Cars.

c. Mecha

Pendapat orang bahwa gak ada orang yang terekspos oleh film robot jepang seperti Gundam gak memimpikan untuk bisa mengendalikan robot, memang sulit dibantah.

Contoh dari permainan ini adalah Mechwarrior.

9. Olahraga

Singkat padat dan jelas, game berjenis ini memberikan para pemainnya sensasi berolahraga, walaupun memang gak seluruh badannya bergerak.

Contoh dari game ini adalah Pro Evolution Soccer dan NBA.

3. Kategori lainnya

Oke, kita masuk ke dalam kategori terakhir.

Sebenarnya aku sendiri juga bingung bagaimana aku harus memberi kategori ini dengan nama apa, akhirnya tercetus lah “kategori lainnya”

Ya sudah lah ya, jangan protes.

1. Multiplayer online

Ini merupakan kategori yang sangat popular.

Karena dengan bisa multiplayer secara online kita bisa bermain game bersama dengan teman-teman atau dengan orang lain yang berada di tempat yang jauh dengan kita dengan mudah.

Ini lah yang membuat game dengan tipe seperti ini lebih diminati pada saat ini.

Selain itu juga dengan bisa bermain game multiplayer secara online juga mendorong perusahaan game untuk bisa membuat game-game yang cukup seru untuk dimainkan bersama teman.

Untuk contoh dari game multiplayer online sendiri ada banyak, karena memang banyak developer game yang berlomba-lomba untuk menghadirkan game online yang menarik untuk dimainkan bersama-sama dengan banyak orang.

Contoh gamenya sendiri ada DotA, Mobile Legends, Among Us, Counter Strike: Global Offensive, Valorant, dan masih banyak lagi jenis game lainnya.

Namun kebanyakan sih cenderung game-game yang kompetitif yang bisa dimainkan secara multiplayer online ini.

2. Casual games

Untuk game yang satu ini merupakan gamenya gak terlalu kompleks, sehingga dapat dipelajari dengan mudah, bahkan cenderung bisa langsung dimainkan begitu saja.

Game yang seperti ini biasanya gak membutuhkan spesifikasi komputer yang terlalu tinggi, serta ukuran gamenya sendiri juga cenderung kecil biasanya, sehingga bisa dimainkan di komputer, laptop, atau mungkin smartphone yang spesifikasinya gak terlalu tinggi.

Game ini sangat cocok untuk dimainkan ketika berada di transportasi umum atau ketika sedang menunggu antrian.

Pokoknya yang gak begitu bermasalah ketika kamu harus Away From Keyboard atau bisa disebut dengan AFK karena ada distraksi lain atau ketika harus melakukan sesuatu secara tiba-tiba.

Contoh dari game casual adalah Worm Zone.io, Feeding Frenzy, dan Insaniaquarium.

3. Edugames

Video games dengan tema yang seperti ini biasanya berfungsi sebagai alat pendidikan.

Misal seperti belajar untuk mengenal angka, belajar tentang logika, mengenal pola, hingga bisa digunakan untuk belajar bahasa asing.

Game yang seperti ini harus dipertimbangkan secara matang oleh developernya, karena harus memenuhi berbagai aspek sehingga game ini dapat benar-benar mendidik, menambah pengetahuan, dan meningkatkan keterampilan yang memainkannya.

Namun yang jelas gak melupakan satu hal yang paling penting dari sebuah permainan sendiri, yaitu unsur menyenangkan.

Untuk contoh permainannya sendiri jujur aja aku gak begitu mengetahui game apa aja yang termasuk edugames ini, karena memang segmentasinya biasanya ditujukan untuk balita dan anak-anak yang masih sekolah.

4. Advergames

Untuk game yang satu ini biasanya merupakan game yang mudah untuk dimainkan, namun tujuannya sendiri untuk mengiklankan sebuah produk dari sebuah perusahaan.

Mungkin contoh yang paling pas adalah permainan yang terdapat pada kotak susu untuk anak-anak yang di mana ketika discan menggunakan aplikasi yang ada di smartphone bisa menjadi sebuah karakter yang bisa diadu dengan teman-temannya.

Untuk merek susunya aku sendiri jujur aja lupa-lupa ingat, mungkin Indomilk kalau gak salah yang masih memasarkan produk dengan jenis ini, itu pun juga waktu tulisan ini dibuat aku juga gak begitu paham produk dengan promosi seperti itu masih dijual atau nggak, karena aku sendiri jarang untuk menonton televisi.

Yang membuatnya menarik adalah untuk bisa memainkan game ini, kita harus membeli terlebih dahulu produknya.

Kesimpulan

Memang terdapat banyak sekali jenis game yang dibangun developer game.

Ada juga yang menghadirkan cerita di dalam permainannya, ada juga yang penting asal bertarung dan mencari pemenang dalam pertarungan, ada juga game yang harus balapan ke garis finish.

Namun semua itu kembali lagi kepada kamu, sukanya game yang jenisnya seperti apa.

Kalo aku sendiri cenderung lebih menyukai game dengan genre balapan, karena memang dari dulu sukanya dengan game yang jenisnya balapan seperti Project Cars dan F1 walaupun memang aku sendiri jarang untuk bisa menang.

Karena memang terasa sulit sekali permainannya, mungkin aku perlu merasakan sensasi bermain dengan menggunakan setir balap seperti Logitech G29, namun masih belum ada uangnya, hehehe.

Ya semoga suatu saat nanti bisa terbeli itu setir dan bisa merasakan sensasi menyetir yang sesungguhnya seperti layaknya menyetir menggunakan mobil.

Ya mungkin segitu dulu saja untuk artikel kali ini, aku sendiri juga gak menyangka bahwa artikel ini sendiri akan menjadi sebuah artikel yang sangat panjang.

Jika kamu memiliki uneg-uneg yang mungkin ingin disampaikan, jangan sungkan-sungkan untuk menuliskan komentar di kolom komentar yang terletak di bagian bawah artikel ini.

Terima kasih sudah mau membaca artikel ini.

Tinggalkan komentar