Kapan Hubungan Harus Diakhiri

kapan hubungan harus diakhiri

Mengakhiri hubungan mungkin bisa dibilang menjadi hal yang paling menyakitkan dalam hidup ini.

Tak peduli sudah berapa kali mengalami hubungan yang kandas, tetap saja mengalami hubungan yang kandas itu tak begitu menyenangkan.

Karena akan tetap saja ada rasa sakit yang ditinggalkan karena hancurnya hubungan yang sudah dijalani, apalagi jika hubungan tersebut sudah berlangsung dalam waktu bertahun-tahun.

Namun jika ada yang menanyakan apa sih tanda hubungan harus diakhiri?

Mungkin artikel ini bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan mudah.

Kapan hubungan harus diakhiri

Memang mengakhiri sebuah hubungan itu gak semudah yang dikira, karena ada banyak sekali hal yang harus dipertimbangkan sebelum akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan yang sudah dijalin.

Namun ada hal-hal yang harus diperhatikan sebagai pertanda bahwa hubungan akan segera berakhir, nah berikut ini merupakan contoh tanda-tandanya.

1. Hubungan yang dijalani merupakan hubungan toxic dan tidak sehat

Menjalani hubungan yang toxic sendiri memang bukan hal yang menyenangkan, karena jika hubungan itu toxic, maka yang ada kamu atau pasanganmu akan merasakan yang namanya makan hati secara terus menerus.

Karena memang hubungan yang toxic itu tidak baik untuk dijalani dan kalau bisa hubungan yang seperti itu harus dihindari.

Jika masih tahap pacaran saja mungkin masih mudah untuk meninggalkan, namun jika sampai pada akhirnya menikah, ini yang sedikit lebih susah untuk sekedar bisa menyudahi hubungan yang sudah terjalin ini.

Kamu atau pasangan sering menggunakan kekerasan baik secara verbal, fisik, seksual, atau psikis dalam menyelesaikan konflik

Salah satu ciri hubungan yang toxic adalah kamu atau pasangan sering menggunakan kekerasan dalam hubungan.

Entah itu kekerasan yang berupa kekerasanverbal, fisik, seksual, atau psikis dalam menyelesaikan konflik.

Kekerasan verbal sendiri biasanay seperti sering gasligthing atau menggunakan kata-kata kasar mencaci maki, dan sebagainya.

Untuk kekerasan fisik sendiri bisa dengan memukul, menampar, menjambak, dan sebagainya.

Kekerasan psikis seperti menyindir bentuk fisikmu, menekanmu untuk tidak bergaul dengan orang lain, memaksamu untuk melakukan hal-hal tertentu yang gak sesuai dengan value yang kamu pegang, dan sebagainya.

Kekerasan seksual seperti memaksa untuk berhubungan seks, padahal kamu sendiri sedang tidak ingin melakukan itu, atau dengan cara mengancam untuk menyebarkan foto-foto atau video yang merekam area intim dan sebagainya.

Kekerasan seperti ini gak cuma dilakukan cowok aja, ternyata juga ada cewek yang berani untuk melakukan kekerasan seperti ini.

Mungkin terdengar kalau cewek mungkin hanya melakukan kekerasan verbal atau psikis aja, padahal juga ada lo cewek yang melakukan kekerasan fisik.

Yang jelas kalau ada cewek yang melakukan kekerasan fisik, si cowok pun juga akan bingung harus mengadu ke siapa, karena memang kasus seperti itu jarang, dan mungkin akan membuat si pelapor malu sendiri.

Seperti dikira sama cewek aja kok kalah…

Kurang lebih seperti itu.

2. Dirugikan

Contoh yang bisa digunakan untuk masalah dirugikan yang satu ini adalah dimanfaatkan kekayaannya oleh pasangan.

Ini biasa terjadi jika si cowok atau cewek ini merupakan orang berada sementara pasangannya sendiri hanya mau dengan kekayaannya semata.

Karena dibutakan oleh cinta, biasanya pihak yang dimanfaatkan kekayaannya ini mau saja kekayaannya diambil untuk kepentingan pasangannya semata.

Biasanya sih dilakukan untuk membuat pasangannya semakin cinta kepadanya, padahal nanti setelah kekayaannya habis biasanya akan ditinggalkan begitu saja, karena sudah dianggap gak berguna lagi.

3. Saat hubungan terus menerus diwarnai konflik yang sudah saling menjatuhkan dan gak bersifat konstruktif

Konflik dalam hubungan sebenarnya bisa digunakan sebagai sarana untuk mempererat hubungan…

Namun bagaimana jika konflik tersebut sering terjadi? Tentu saja semua itu akan membuat hubungan menjadi gak menyenangkan.

Sehingga yang ada hanya akan saling menjatuhkan saja, biasanya juga akan hilang keinginan untuk memberikan kritik yang membangun…

Karena yang ada dipikiran hanyalah bagaimana caranya agar bisa mengalahkan musuh yang ada di depan mata.

Musuh yang dimaksud di sini adalah pasangan kamu sendiri.

Sulit untuk mengakhiri pertengkaran satu sama lain

Salah satu ciri bahwa hubungan sudah semakin memburuk adalah semakin sering intensitas untuk bertengkar.

Hal ini pun juga diperparah dengan semakin sulit untuk mengakhiri pertengkaran yang sudah terjadi.

Jadi pertengkarannya belum diselesaikan sudah ada pertengkaran yang lainnya.

Ketika negosiasi sudah dilupakan hanya untuk ego masing-masing

Biasanya sih udah gak bisa lagi untuk negosiasi bagaimana jalan tengah dari permasalahan masing-masing.

Yang dipikirkan hanya egonya saja.

Jadi dengan begitu juga masalah yang terjadi pun juga gak bisa dengan mudah selesai begitu aja.

Mungkin jika dibantu mediasi dengan orang ketiga bisa membantu, namun juga gak sedikit juga yang hubungannya jadi membaik walaupun sudah dibantu negosiasi dengan orang ketiga sekalipun.

Jika kamu sendiri masih ingin mempertahankan hubungan yang sudah kamu jalani, ada baiknya kamu menggunakan cara ini terlebih dahulu…

Jika cara yang satu ini sudah gak berhasil, mungkin sudah perlu untuk memikirkan tentang pembubaran hubungan.

4. Adanya pengkhianatan

Pengkhianatan ini biasanya adalah berupa selingkuh.

Karena dengan selingkuh biasanya akan merasakan sensasi yang berbeda dalam menjalin cinta jika dibandingkan dengan menjalin cinta dengan pasangan yang sudah ada untuk saat ini.

Namun ada juga yang begitu ketahuan jika selingkuh maka dia akan memperbaiki perilakunya sehingga tidak selingkuh lagi.

Tapi memang gak sedikit jika sudah pernah ketahuan selingkuh maka dia akan kembali lagi selingkuh lagi.

Cuma memang ada baiknya untuk gak memberikan kesempatan lagi untuk dia yang sudah melakukan selingkuh.

Karena memang ini merupakan sebuah pelanggaran yang cukup parah, sehingga sulit sekali untuk bisa ditoleransi kesalahannya.

5. Komunikasi tidak lagi terjalin dua arah, tetapi satu arah saja

Bagaimana cara mempertahankan hubungan jika hanya ada satu orang saja yang berjuang untuk mempertahankan hubungan tersebut?

Hubungan itu milik dua orang, sehingga keduanya harus berjuang di dalam merawat hubungannya.

Sulit sekali untuk membayangkan bagaimana sulitnya menjalankan hubungan yang di mana hanya satu orang saja yang berjuang mati-matian untuk merawat hubungan.

Memang gak baik juga untuk terus bertahan dengan kondisi satu orang saja yang menjalankan hubungan, sehingga mungkin mengakhiri hubungan merupakan solusi jitu untuk masalah yang satu ini.

6. Adanya faktor eksternal yang membuat hubungan buntu dan tidak bisa lagi dicari jalan keluarnya

Dalam hal ini bisa dibilang cukup mengesalkan sih.

Misalnya adalah perbedaan agama atau gak mendapatkan restu dari orang tua.

Untuk masalah restu orang tua sendiri sebenarnya masih bisa diusahakan dengan cara meyakinkan orang tua masing-masing bahwa pasangan yang dimiliki sekarang merupakan orang terbaik.

Namun jika sudah berusaha untuk diyakinkan berkali-kali namun tetap gak mendapatkan restu, mungkin bisa memikirkan untuk mencari pasangan lainnya yang mungkin jauh lebih direstui oleh orang tua.

Untuk masalah perbedaan agama sendiri jika salah satu pihak mau melakukan pindah agama mungkin gak masalah, namun ini sendiri sulit sekali untuk dilakukan.

Jadi mungkin ada baiknya untuk gak berusaha mengubah seseorang, apalagi jika itu berkaitan dengan agamanya.

7. Lingkungan terdekat gak suka dengan pasangan meski kalian sudah menjalin hubungan selama bertahun-tahun

Terkadang keluarga atau teman-teman terdekat kita lebih paham dengan bagaimana figure seseorang yang terbaik untuk kita.

Ya walaupun memang keputusannya ada di tangan kita sendiri, namun input dari luar mungkin bisa mempengaruhi keputusan yang akan kita ambil.

Jika setelah bertahun-tahun menjalani hubungan lingkungan terdekat kita gak bisa menolerir keberadaan pasangan kita, sudah tentu biasanya ada yang gak beres dengan pasangan kita.

Namun, untuk meminimalisir konflik, bisa diadakan dulu komunikasi untuk mengetahui penyebab-penyebab lingkungan terdekat kita tidak menolerir keberadaan pasangan.

8. Tidak ada lagi rasa kerinduan terhadap pasangan meskipun sedang berjauhan

Jika mungkin hubungan sudah menjadi jenuh, biasanya ini akan terjadi.

Maka dari itu perlu yang namanya merawat hubungan supaya rasa cinta itu masih tetap berkobar dalam jiwa.

Namun jika telat untuk merawatnya tentu saja rasa cinta itu akan padam dengan sendirinya sehingga perasaan cinta kepada pasangan akan menjadi berkurang, begitu pula dengan rasa rindu kepada pasangan.

Tidak ingin tahu apapun segala sesuatu yang dilakukan pasangan

Biasanya kalau sudah tidak ada lagi kerinduan kepada pasangan, tentu saja kita sudah tidak peduli dia mau melakukan apa saja.

Walaupun itu berupa hal-hal yang positif saja sudah tidak peduli lagi, namun jika melakukan hal-hal negatif, tentu saja keinginan untuk menyudahi hubungan akan semakin membara.

Karena memang perasaan yang sudah memudar, namun seandainya mau berusaha sedikit untuk merawatnya saja mungkin kamu bisa merasa jauh lebih baik dengan pasanganmu.

Namun contoh lain dari mulai memudarnya cinta kamu kepada pasangan adalah mulai melupakan rencana kencan atau melakukan kegiatan bersama.

Atau bisa juga dengan merasa sepi walaupun pasangan ada di sekitar…

Ini biasanya juga terjadi kepada pasangan yang sudah luntur rasa cintanya, dia merasa kesepian walaupun pasangannya ada di sekitarnya.

Memang untuk masalah yang satu ini harus hati-hati sekali, jika masih mau mempertahankan hubungan, harus berusaha untuk membuat hubungan itu menjadi meriah lagi.

Hanya untuk sekedar mengeluarkan spark atau percikan rasa cinta aja.

Memang hubungan kamu dengan pasangan juga gak akan semeriah waktu awal hubungan dulu, seenggaknya rasa cinta kepada pasangan itu bakal tetap ada di antara kalian sepertinya udah lebih dari cukup.

9. Di antara kalian sudah gak ada rasa percaya satu sama lain

Saling percaya merupakan salah satu kunci agar hubungan dapat terus berjalan dengan baik.

Tanpa adanya itu, maka akan sulit dalam membina hubungan.

Ketika rasa percaya sudah hilang, maka bersiaplah dengan kandasnya kisah cinta yang sedang kamu jalani.

Ketika dua sejoli sudah gak saling percaya maka akan timbul keraguan di antara mereka.

Seperti curiga bahwa dia selingkuh di belakang kamu itu pun juga termasuk dia dari tanda-tanda bahwa rasa percayamu sudah berkurang.

Salah satu aja udah gak percaya bakalan susah dalam berlangsungnya hubungannya, apalagi kalau dua-duanya sudah gak percaya antara satu dengan lainnya.

Merasa gak bahagia dengan hubungan yang kamu jalani

Kamu mungkin pada awalnya mengira bahwa kamu merupakan pasangan yang paling bahagia di dunia ketika baru menjalani hubungan dengan pasanganmu.

Namun seiring berjalannya waktu, kamu mulai merasa gak ada lagi hal yang kamu inginkan dari pasanganmu, begitu pula pasanganmu terhadap dirimu.

Ya kembali lagi, rasa cinta yang terdapat pada pasangan sudah mulai berkurang seiring dengan berjalannya waktu.

Hal ini juga mengakibatkan komunikasi kalian juga mulai berkurang dan kamu dan dia pun juga merasa bahwa itu bukanlah sebuah masalah…

Padahal kalau dibiarkan secara terus menerus bisa mengakibatkan hubungan menjadi kandas.

10. Moody atau mudah marah

Jika hubunganmu dengan pasangan memberi pengaruh buruk dalam mood, mungkin itu merupakan pertanda bahwa hubungan akan berakhir.

Tetapi banyak pasangan yang sebenarnya menjadi moody karena hal lain di luar hubungan yang sedang kalian jalani.

Namun rasa marah atau kekesalan tersebut justru dilimpahkan dengan menjadi emosional kepada pasangan.

Kesimpulan

Ya ada banyak sekali sebenarnya tanda hubungan akan segera berakhir.

Saking banyaknya aku sampai bingung harus memilih mana yang harus dimuat ke dalam artikel ini.

Karena memang saking banyaknya macam kalimatnya, bahkan ada beberapa yang intinya sama cuma tulisannya aja yang berbeda sehingga semakin membuat bingung mana yang harusnya dimuat ke dalam tulisan ini.

Kalau kamu dan pasanganmu sudah memasuki ke masa jenuh bosan dalam hubungan, berarti hubunganmu sudah terbentuk.

Karena rasa bosan itu wajar sekali.

Sehingga kamu mungkin perlu untuk melakukan variasi dalam hubungan kamu agar kamu bisa merasakan perasaan yang meriah di dalam hubungan kamu.

Ya, mungkin segitu dulu saja untuk artikel kali ini.

Jika kamu memiliki uneg-uneg yang mungkin ingin disampaikan, silahkan langsung tuliskan semua itu di kolom komentar yang terletak di bagian bawah artikel ini.

Terima kasih sudah mau membaca artikel ini.

Tinggalkan komentar