Bagaimana Cara Memulai Hubungan Percintaan

Memulai sebuah hubungan mungkin bisa menjadi sebuah kebingungan untuk mereka yang sama sekali belum pernah menjalani sebuah hubungan sebelumnya.

Bisa jadi juga orang yang bingung ini merupakan orang-orang yang sudah pernah menjalani sebuah hubungan sebelumnya, namun hubungannya kandas dan bingung bagaimana caranya memulai hubungannya kembali.

Ya walaupun ada dua tipe orang yang kebingungan tentang bagaimana cara memulai sebuah hubungan, di artikel kali ini aku mungkin bisa dibilang hanya akan menjelaskan tentang bagaimana cara memulai sebuah hubungan di sudut pandang orang yang belom pernah menjalani hubungan sama sekali.

Karena bisa dibilang hal-hal yang akan aku jelaskan di artikel kali ini merupakan hal-hal yang basic, sehingga menurutku lebih cocok ke orang-orang yang belum ada pengalaman sama sekali dalam menjalani sebuah hubungan.

Bagaimana cara memulai hubungan percintaan

Perlahan tapi pasti

Kamu tentu akan belajar dari pengalaman kan?

Walaupun itu bukan 100% pengalamanmu sendiri…

Jangan pernah tergesa-gesa dalam menjalin hubungan.

Ingat, apapun yang serba terlalu itu gak pernah baik, termasuk terlalu cepat.

Di masa awal hubungan, sebisa mungkin jangan menuntut dia untuk memikirkan atau merencanakan hubungan kalian di masa depan.

Nantikan saat yang tepat jika ingin membicarakan hal ini.

Sebab, kalau waktunya gak pas, si dia bisa jadi malah merasa tertekan, dan mungkin juga akan menjadi ilfeel dengan kamu dan akhirnya menghilang.

Jangan berlebihan dengan pasangan

Oh iya, tadi kan juga dibahas mengenai terlalu cepat…

Nah, ada baiknya juga jika kamu juga gak terlalu berlebihan kepada si dia.

Saat jatuh cinta, tanpa sadar kamu akan menjadi pemuja utama kekasihmu.

Kamu jadi tergila-gila dengan dirinya.

Berusahalah untuk selalu menjaga emosimu.

Karena kembali lagi, sesuatu yang berlebihan itu gak baik untuk diri sendiri.

Meskipun mencintainya, kamu gak bisa meminta perhatian dari si dia sepanjang waktu atau menghubunginya setiap saat dan membicarakan hal-hal sepele .

Ekspektasi seperti ini tentu akan menjatuhkan dirimu sendiri saat ternyata dia gak seperti apa yang kamu harapkan.

Oleh karena itu, usahakan untuk mencintai dan memberinya perhatian secukupnya saja.

Mulai jalin komunikasi yang intensif

Layaknya pasangan pada umumnya, komunikasi menjadi hal yang paling krusial dan utama dalam sebuah hubungan.

Kamu bisa memulai untuk memulai komunikasi yang intensif dengan pasangan sebagai salah satu cara untuk lebih saling mengenal sekaligus untuk mengeratkan keakraban dan kecocokan satu sama lainnya.

Komunikasi yang intensif ini bisa lewat chat, telpon, video call, atau bahkan ketemu langsung.

Segala bentuk komunikasi bisa digunakan yang penting komunikasi bisa tetap berjalan dengan baik.

Biasakan mendengar

Semua orang sangat bahagia sekali jika bisa didengarkan dengan seksama…

Oleh sebab itu, ada baiknya kamu pasang baik-baik telingamu saat bersama dia.

Kamu perlu tahu bahwa ternyata kebiasaan mendengar sepenuh hati adalah hadiah terbaik yang bisa diberikan seseorang.

Karena pada dasarnya, susah untuk bisa menemukan orang-orang yang mau mendengarkan dengan sepenuh hati.

Cobalah untuk menahan diri untuk turut berkomentar dengan memotong pembicaraannya, mengoreksi apapun yang dia katakan, dan berargumentasi.

Dengan menjadi pendengar yang baik, kamu juga akan menjadi lebih paham dengan pokok masalah yang sedang dia ceritakan itu apa.

Berbicaralah tentang topik-topik dasar terlebih dahulu

Ketika memulai obrolan dengan orang baru, jangan terburu-buru untuk mengungkapkan segala hal pada diri kita, bahkan termasuk rahasia sekalipun.

Tetap berusaha berbincang mengenai topik-topik santai seperti makanan kegemaran, olahraga kegemaran, atau aktivitas menarik lainnya agar saling mengenal mengenai hal dasar satu sama lain.

Jika kamu merasa topik-topik yang disebutkan tadi kurang bisa membuat obrolan kamu menjadi panjang dan asyik, kamu juga bisa mengobrol seputar pekerjaan, jurusan perkuliahan, atau mungkin bisa juga dengan mengobrol tentang hobi atau binatang peliharaan favorit.

Kamu juga bisa menjadi semakin terhubung dengan dia dengan menerapkan Rapport Building.

Rencanakan pertemuan

Tentu saja memulai suatu hubungan baru gak bisa hanya melalui media handphone semata…

Kamu juga perlu untuk mengatur jadwal pertemuan dengan si dia di tengah jadwal kalian.

Mungkin saja melalui hal tersebut akan terbangun suasana yang lebih nyaman di antara kalian sekaligus memberikan waktu untuk saling mengenal satu sama lain dengan lebih erat.

Tentu saja jika kamu dengan si dia jaraknya gak begitu jauh, karena untuk mengatur jadwal ketemunya menjadi jauh lebih mudah.

Mungkin tinggal ajak ketemu di hari libur aja udah bisa ketemuan.

Bisa dibilang jarak yang ideal sebenarnya ya satu kota aja, tapi jika kotanya beda namun bersebelahan juga masih oke kok.

Jangan terpaku dengan sosial medianya

Ketika kamu ingin mengenalnya lebih dalam, bicaralah dengannya.

Jangan hanya mempelajarinya lewat akun sosial medianya.

Akun dunia maya biasanya hanya menampilkan sisi terbaik dari dirinya saja.

Dalam dunia nyata, bisa aja dia memiliki sesuatu yang dia sembunyikan dari dunia maya.

Jadi kamu jangan ragu untuk bertanya dan mengenal si dia secara langsung.

Oh iya, kamu juga jangan terlalu banyak menghabiskan waktu hanya untuk mengecek sosial medianya dia, kamu harus lebih banyak menghabiskan waktu bersama dia.

Karena terlalu sering ngecek sosial medianya dia akan membuat kamu menjadi berinvestasi lebih banyak kepada si dia, apalagi kalo si dia juga gak begitu menanggapi kamu.

Hindari argumen gak penting

Tentu saja hubungan yang masih muda masih dipenuhi kehangatan dan suasana yang manis.

Oleh sebab itu, hindari argumen-argumen yang tidak penting yang berasal dari masalah sepele, karena hal itu gak akan bermanfaat sama sekali dan malah justru akan membuat hubungan percintaan kalian akan semakin memburuk.

Menjadi orang yang lebih pengertian mungkin saja bisa membuatmu menjadi lebih baik di matanya.

Tentukan ekspektasimu dalam hubungan

Ketika memulai sebuah hubungan, menentukan ekspektasi atau tujuan dari hubungan yang akan kamu jalani merupakan hal penting.

Apa yang kamu inginkan dari hubungan?

Hal Positif apa yang kamu inginkan dari pasanganmu?

Apa yang akan kamu lakukan terhadap pasangan?

Hal apa yang gak kamu inginkan dari pasangan?

Beritahukan pasanganmu tentang ekspektasimu terhadap hubungan yang akan dijalani dan beritahu dia dari awal mengenai hal yang kamu sukai dan tidak kamu sukai dalam hubungan.

Sehingga kamu dan pasangan akan menjadi lebih mudah untuk menyesuaikan diri dalam hubungan kalian dan saling menjaga perasaan masing-masing.

Berhenti membandingkan

Kamu telah membuka hati untuk menemui cinta yang baru…

Kamu juga sudah memilih orang yang menjadi pasanganmu sendiri.

Janganlah kamu membandingkan atau mencari-cari kesalahan atau kebaikan pasanganmu sekarang dengan mantanmu.

Biarlah mantanmu itu menjadi masa lalu yang gak perlu diingat-ingat lagi.

Mantan dan pasanganmu yang sekarang adalah orang yang berbeda, sehingga kamu gak perlu membandingkan antara satu dengan lainnya.

Yang harus kamu lakukan adalah berkomitmen untuk menjalani hubungan yang baru bersama pasanganmu sekarang dan terus berusaha menjadi pasangan yang baik untuknya.

Lupakan mantan

Kalau kamu sudah mantap untuk memutuskan untuk menjalin sebuah hubungan baru dengan seseorang, itu artinya kamu pun sudah sanggup untuk melupakan atau paling tidak menempatkan masa lalu jauh di belakang sana.

Tentu kamu gak mau kan hubunganmu yang baru saja terjalin ini berumur pendek?

Karena itu singkirkan persoalan mantan dan jangan sekalipun membahasnya saat bersama pasanganmu yang baru.

Ingat, kamu jangan cari gara-gara, apalagi jika sudah berurusan dengan mantan, karena bisa-bisa kamu diputusin pacarmu yang sekarang hanya karena dianggap kamu belum bisa move on dari mantanmu.

Jangan terburu-buru

Yang namanya cinta itu butuh waktu agar bisa bertumbuh.

Ya, kamu gak bisa meminta sesuatu yang lebih ketika baru memulai hubungan dengan pacar baru.

Misalnya baru pacaran seminggu, kamu ingin segera menikah dengannya.

Memang ada pasangan yang mau seperti itu, namun menurutku itu merupakan langkah yang cukup berisiko.

Pelan-pelan, santai dulu, karena apa yang kamu lakukan ini sangat berpotensi untuk membuat shock pasangan kamu dan akhirnya mundur seketika.

Hubungan baru adalah masa saling mengenal satu sama lain, lebih dalam dari masa PDKT.

Pada fase ini masih ada ketidakpastian di antara kalian.

Bersabarlah sebelum kamu meminta lebih darinya.

Namun sepertinya poin yang satu ini sangat tidak berlaku bagi kamu yang ingin menjalankan proses ta’aruf.

Jika kamu sendiri ingin menjalankan proses ta’aruf ya silahkan saja lakukan, cuma yang jelas tahap ini merupakan tahap yang mungkin gak cocok dengan dirimu.

Saling belajar satu sama lain

Ketika kamu dan dia sudah menjadi pasangan, kamu harus mengetahui segala hal tentang dirinya.

Walaupun memang kamu gak harus langsung tahu segalanya secara sekaligus, bisa dengan dicicil dengan cara menanyakan pertanyaan dari hati ke hati sehingga kamu dapat dengan lebih mudah untuk mengenalnya.

Setelah kamu menanyakan pertanyaan tersebut, dengarkanlah pendapat satu sama lain dan saling belajar.

Mungkin pasanganmu memiliki pendapat yang berbeda denganmu, namun dengarkanlah terlebih dahulu pendapatnya.

Oleh sebab itu kamu perlu untuk menghargai dan menghormati segala pandangannya dalam melihat hidup.

Belajarlah juga dari pengalaman-pengalaman yang sudah dia lewati.

Ingatlah bahwa hubungan yang baik adalah saling mendengar antara satu sama lain.

Dijamin, dengan seperti itu hubungan kalian akan tumbuh lebih kuat dan erat dengan dilandasi kemauan untuk saling mendengar satu sama lain.

Hargai dan belajarlah dari pertengkaran

Setelah kamu mengalami masa-masa manis dan indah dalam hubungan, pasti aka nada saatnya masa-masa indah itu mulai pudar.

Kamu dan pasangan akan mengalami perselisihan.

Kalian juga akan mengalami kesalahpahaman.

Mungkin kamu juga akan menangis…

Namun bagaimana pun ketahuilah bahwa pertengkaran yang terjadi justru akan membawa hubungan kalian ke tahap yang lebih kuat.

Jadi ketika kamu dan pasangan bertengkar, anganlah sesekali membawa kata putus terhadap hubungan kalian.

Namun jadikanlah pertengkaran yang terjadi menjadi momen pembelajaran.

Ingatlah hal apa yang pasanganmu tidak sukai…

Dan jangan sampai pertengkaran dan masalah yang terjadi sampai berlarut-larut dan tidak selesai.

Bangun komunikasi yang baik

Yang terpenting, kamu harus menanamkan rasa percaya kepada pasangan.

Kalau kalian sudah salinng percaya, maka hubungan jarak jauh pun tak akan menjadi masalah untuk kalian.

Selain itu, selalu sempatkan diri untuk memberi kabar kepada si dia.

Dengan menjaga komunikasi yang baik, maka akan memberikan suasana yang tenang dan makin menumbuhkan kepercayaan.

Jujur dan bersikaplah terbuka

Sedari awal, kamu harus punya niat untuk meminimalisir adanya pertengkaran dan perselisihan dengan si dia.

Meski itu adalah hal yang wajar dalam setiap hubungan, namun terlalu sering adanya perselisihan juga gak akan baik untuk hubunganmu ke depannya.

Nah, perselisihan ini bisa kamu minimalkan dengan cara mengatakan segala hal dengan jujur di awal hubungan.

Ceritakan hal-hal apa saja yang kamu benci serta yang kamu harapkan dari sosok pasangan kamu.

Kamu juga bisa meminta pasangan untuk jujur kepada kamu tentang apa saja yang disukai dan dibenci oleh pasanganmu.

Tentu kamu akan memerlukan waktu untuk bisa melakukan adaptasi antara kebiasaanmu dengan pasanganmu.

Selamat beradaptasi.

Jangan pernah gengsi minta maaf

Dalam kesalahan apapun, cobalah untuk selalu meminta maaf.

Bahkan ketika kamu yakin bahwa kesalahan yang kamu buat hanya sekitar 25% aja sementara sisanya merupakan kesalahan dia.

Percayalah, kata maaf akan mampu mencairkan emosi di antara kalian berdua.

Selain itu jangan pernah menuntutnya melakukan hal yang sama.

Perhatikan juga sisi lainnya, apakah dia menyadari kesalahan dan berusaha untuk memperbaikinya?

Karena jika harus kamu terus yang minta maaf ya jatuhnya hubungannya jadi gak sehat juga sih.

Jangan fokus pada diri sendiri

Untuk mencapai hubungan yang harmonis, harus ada interaksi dua arah oleh pasangan tersebut.

Nah fokus dalam hal ini kamu jangan terlalu banyak bicara tentang dirimu sendiri dan memaksa pasangan hanya sebagai seorang pendengar aja.

Situasi ini juga berlaku ketika terjadi pertengkaran di antara kalian berdua.

Berikanlah kesempatan kepada pasangan untuk berbicara tentang dirinya, dan giliran kamu yang mendengarkan.

Sebab komunikasi inilah yang dibutuhkan dalam membangun sebuah hubungan.

Jadi dirimu sendiri

Ini selalu didengungkan di mana-mana.

Iya, jadilah diri sendiri ketika menyukai pasangan, jangan berpura-pura menjadi orang lain hanya untuk membuat si dia terkesan dengan dirimu.

Hanya karena si dia suka dengan seorang artis, bukan berarti kamu mengubah kepribadian menjadi seperti yang dia idolakan.

Pasangan akan lebih menyukai kamu yang menjadi dirimu sendiri.

Kejujuranmu menjadi diri sendiri itulah yang membuat membuat mereka setia.

Jangan menuntut kesempurnaan

Kita pasti punay bayangan memiliki pasangan yang sempurna, yang mampu membuat kita bahagia di dunia.

Namun pada kenyataannya, manusia gak ada yang sempurna.

Ketika kamu mengharapkan kesempurnaan, tanyakan pada dirimu sendiri, apakah kamu sudah bisa menjadi pasangan yang sempurna baginya?

Karena pada dasarnya memang gak ada orang yang sempurna di dunia ini, begitu juga dengan dirimu.

Itulah sebabnya cowok dan cewek berpasangan, untuk melengkapi satu sama lain.

Jangan lupakan teman-temanmu

Bukan berarti jika kamu sudah menemukan pasangan yang tepat yang bisa membuatmu bahagia, kamu akan melupakan teman-temanmu yang sudah ada untukmu di waktu yang lama, bahkan sebelum si dia hadir untuk menghiasi hidupmu.

Mungkin waktumu sekarang akan terbagi, namun tetaplah untuk berusaha menyisihkan waktu untuk bersenang-senang dengan teman-temanmu.

Kenalkan pasanganmu kepada teman-temanmu.

Karena mereka juga akan menjadi orang yang berperan penting terhadap hubunganmu.

Karena ketika kamu sedang memiliki masalah dengan hubungan, maka kamu membutuhkan mereka mungkin untuk sekedar cerita tentang masalahmu aja, syukur-syukur kalau misalnya dikasih solusi untuk permasalahan tentang permasalahan yang sedang kamu hadapi.

Karena fungsi dari teman-teman, terutama sahabat adalah sebagai jaring pengaman dirimu ketika kamu sendiri sedang terjatuh.

Berterima kasihlah kepada mereka yang ada untuk kamu di saat kamu sedang kesusahan.

Kesimpulan

Ternyata ada banyak sekali hal yang perlu dilakukan dalam memulai hubungan yang baru.

Namun semua hal tersebut sangat berguna untuk keberlangsungan hubunganmu sendiri.

Oleh karena itu kamu perlu mengingat baik-baik artikel ini supaya nantinya bisa digunakan ke depannya dan kamu juga bisa menjadi orang yang jauh lebih baik lagi, walaupun memang bukan menjadi orang yang sempurna.

Karena memang pada dasarnya gak ada orang yang sempurna di dunia ini.

Mungkin segitu saja untuk artikel kali ini.

Jika kamu tertarik, kamu juga bisa baca juga artikel tentang rapport building supaya jembatan komunikasi antara kamu dengan si dia juga bisa menjadi lebih asyik.

Jika kamu punya uneg-uneg yang ingin disampaikan, langsung tuliskan saja di kolom komentar.

Terima kasih sudah mau membaca artikel ini.

Tinggalkan komentar