cara-pdkt-orang-cuek-dan-pendiam

Cara PDKT Orang Cuek dan Pendiam

cara-pdkt-orang-cuek-dan-pendiam

Mendekati seseorang atau biasa disingkat menjadi PDKT, merupakan sebuah langkah supaya kita bisa menjadi lebih mengenal orang tersebut dan mungkin nantinya bisa menjadi pasangan hidupmu.

Namun terkadang orang yang sedang kita dekati itu merupakan orang yang cuek dan pendiam.

Tak peduli kamu seorang cewek ataupun cowok, yang jelas ketika kamu ingin mendekati lawan jenis, terkadang pasti akan menemukan orang dengan tipe yang seperti ini.

Menurut Kelas Cinta mendekati orang dengan tipe seperti ini ada baiknya dihindari.

Namun jika memang kamu penasaran sekali dengan orang tersebut, ya mungkin kamu bisa mendekatinya, namun yang perlu kamu ingat adalah hal ini sangat gak direkomendasikan.

Sehingga semua risikonya berada di tanganmu sendiri.

Cara PDKT orang cuek dan pendiam

Sebenarnya dalam sebuah hubungan itu harus dijalani dengan asyik, gak susah buah saling perhatian, gak susah buat ungkapin uneg-uneg yang ada di kepala…

Pokoknya harus yang gak nyusahin.

Sementara hal tersebut akan seseorang yang merupakan orang cuek dan pendiam.

Karena mereka diajak ngobrol lewat chat aja ya cuma satu arah aja.

Padahal hubungan yang bagus itu kalau bisa dilakukan secara dua arah.

Kalau hubungan cuma satu arah aja yang ada kamu saingan sama televisi atau radio.

Karena televisi atau radio juga hubungannya cuma satu arah, yang di mana kita sebagai pendengar gak bisa memberikan respon atau mungkin sekedar bertanya dengan si pembicara.

Alasan dia menjadi cuek dan pendiam

Dia menjadi orang yang pendiam pun sudah pasti ada alasannya.

Nah dari beberapa alasan itu di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Dia ingin melihat-lihat dulu

Mungkin pada saat dia kamu dekati sebenarnya dia sedang didekati oleh orang lain.

Dia mungkin mau melihat-lihat dulu, mana yang jauh lebih baik di antara kamu dan orang-orang yang mendekatinya.

Untuk yang satu ini mungkin ada harapan untuk didekati.

2. Dia belum siap untuk menjalani hubungan

Untuk yang satu ini, mungkin dia sedang terpuruk.

Mungkin karena hubungan yang sebelumnya dia diselingkuhi atau mungkin hal yang lain sehingga dia merasa kesulitan untuk percaya dengan orang yang baru dikenalnya.

Mungkin untuk yang satu ini kamu masih bisa memiliki kesempatan jika kamu berhasil membuatnya percaya denganmu.

3. Dia gak tertarik dengan kamu

Ini mungkin menjadi alasan yang menyakitkan.

Namun pada kenyataannya seperti itu.

Orang yang gak tertarik sama kamu maka biasanya mereka akan cuek dan pendiam.

Jika kamu mengetahui dia sudah tak tertarik denganmu, maka ada baiknya jika kamu gak melanjutkan hubunganmu.

Dia juga bisa cerewet kok

Walaupun orang itu merupakan orang yang pendiam, namun ada saat-saat di mana dia akan menjadi orang yang cerewet.

Dia pun akan menjadi cerewet di orang-orang yang dia mungkin sudah kenal akrab.

Selain itu dia juga akan menjadi cerewet jika dia berada di bidangnya, yang di mana itu sudah menjadi keahliannya.

Jika dia gak bisa cerewet waktu dia sama kamu, mungkin bisa dibilang bahwa dia gak nyaman dengan kamu atau mungkin kamu menanyakan hal di luar kemampuannya.

3 Prinsip yang harus dipegang

Untuk mendekati orang yang cuek dan pendiam diperlukan prinsip yang di mana harus dipatuhi dan gak boleh dilanggar sama sekali.

Karena jika dilanggar maka ada risiko yang harus ditanggung.

Tentu aku tulis itu, tapi di bagian akhir aja, supaya lebih siap.

Mending sekarang kamu baca dulu 3 prinsip yang harus dipegang untuk PDKT orang cuek dan pendiam.

1. Coba ajak dia ngobrol

Kalau lagi nyobain untuk ngobrol dengan si dia, usahakan untuk menghindari pertanyaan ini:

  • “Apa kabar?”
  • “Udah makan?”
  • “Udah sampai rumah?”
  • Dan sebagainya

Kenapa chat seperti itu harus dihindari? Karena itu chat yang sangatlah membosankan, sehingga dia pun mungkin juga malas untuk membalasnya.

Mending kamu cari tahu apa bidangnya dia apa.

Bidang di sini bisa berupa hobi, keahlian, atau mungkin hal-hal yang dia suka.

Jika misalnya dia suka bermain game, maka kamu bisa cari tahu game apa yang dia suka dan mulai ngobrolin hal itu.

Kalau misal kamu gak tahu game yang dia mainkan itu seperti apa, kamu bisa cari tahu dulu lewat google.

Kalau misal dia suka tentang olahraga, kamu juga bisa menanyakan olahraga apa yang sering dia lakukan.

Dan bukan hal yang gak mungkin juga kalau kamu misal minta diajak berolahraga bersama dengannya, jadi pendekatannya bisa lebih maksimal.

Yang perlu kamu lakukan di sini adalah menyentuh zona nyamannya dia sehingga dia bisa menjadi bawel denganmu, walaupun itu merupakan topik-topik yang merupakan bidangnya dia.

Namun ada yang perlu diingat, yaitu mencari tahu bidangnya dia, jangan menggunakan sosial medianya merupakan ide yang buruk, karena ada beberapa orang yang nyatanya palsu di sosial media.

Oleh karena itu sosial media gak bisa dijadikan acuan untuk mencari tahu bagaimana dirinya.

Ada baiknya kamu langsung tanya aja ke dia apa yang menjadi bidangnya dia.

Kalau dia mau jawab ya syukur, gak mau jawab ya sudah.

Tiru bahasa tubuhnya

Kalau kamu bisa ketemuan sama dia, ada baiknya kamu coba untuk meniru bahasa tubuh yang dia tunjukkan.

Dengan begitu dia akan menjadi nyaman dengan kamu.

Karena jika dia merasa asing dengan kamu, maka dia akan menjadi cuek dan acuh tak acuh.

Ada istilah yang namanya rapport building yang di mana itu merupakan bagian dari NLP yang di mana bisa kamu gunakan untuk membangun kesamaan antara kamu dengan dia.

Mungkin nanti ada artikel tersendiri tentang rapport building dan NLP ini.

(Update: artikel tentang rapport building sudah ada, silahkan klik linknya jika ingin membacanya)

Kalau misalnya dia ngerasa kalau kamu lagi niruin dia terus dia ungkapin itu, ada baiknya kamu berhenti dulu untuk niru dia sekitar 15 menitan, setelah itu baru niru lagi.

Tiru bahasa verbal

Jika tadi meniru bahasa tubuh merupakan bahasa tubuh non verbal, sekarang ada lagi yang harus kamu tiru, yaitu bahasa verbal.

Selama kalian ngobrol, pasti ada beberapa kata kunci atau keyword yang dia gunakan…

Seperti misalnya waktu kamu tanyakan “Eh film ini kira-kira bagus gak menurut kamu?”

Perhatikan baik-baik jawabannya

“Kelihatannya sih bagus”

“Kedengarannya sih bagus”

“Perasaan filmnya bagus”

Jika dia bilang “kelihatannya” berarti dia merupakan orang yang menggunakan tipe visual yang di mana dia akan menggunakan “bahasa visual”

Jika dia bilang “kedengarannya” berarti dia merupakan orang dengan tipe auditory yang di mana dia akan menggunakan “bahasa pendengaran”

Jika dia bilang “perasaan” berarti dia merupakan tipe “kinestetik” yang di mana menggunakan bahasa perasaan.

Nah fungsinya apa sih dari penggunaan kata tersebut?

Fungsinya adalah kamu harus menyamakan bahasa yang dia gunakan supaya timbul frekuensi yang sama antara kamu dengan dia.

Harus ajak ngobrol dulu

Iya, memang kamu harus coba ajak ngobrol dulu dia, kalau bisa itu ajak ngobrolnya secara langsung aja, gak cuma lewat chat.

Karena memang lebih enak jika pendekatan itu dilakukan secara langsung, bukan lewat chat seperti kebanyakan anak muda pada umumnya.

Coba kamu ajak dia ngomong di topik-topik yang di mana dia sendiri nyaman.

Coba bikin sebanyak mungkin kemiripan-kemiripan di antara kalian, tapi kamu gak perlu bilang kalau kamu sama dia itu punya beberapa kemiripan.

Cukup lakukan konfirmasi dengan topik-topik obrolan yang relevan aja, yang penting diajak ngomongnya nyambung gitu.

Gak menutup kemungkinan bahwa dia juga akan merasa tertarik dengan topik yang kamu bicarakan, cuma dia gak bisa mengungkapkan.

Nah kalau di kondisi seperti itu, tugasmu adalah mentrigger dia supaya dia bisa mengungkapkan apa yang dia rasakan dengan cara mengajaknya bercanda, mengajaknya jalan, mengajaknya makan, berikan dia sentuhan.

2. Bawa dia keluar dari zona nyamannya

Setelah kamu merasa bahwa dia sudah nyaman denganmu, ada baiknya untuk mencoba mengajaknya keluar dari zona nyamannya.

Ajak keluar di sini merupakan keluar dalam artian sebenarnya, coba pergi ajak makan misalnya.

Ajak makannya di luar tempat yang dia kuasai, seperti misalnya jika biasa makan di wilayah Surabaya Barat, coba ajak dia makan di Surabaya Selatan atau di tempat yang kamu tahu betul suasananya enak tapi di luar wilayahnya dia.

Buat dia merasakan hal baru…

Entah itu suasana baru atau mungkin topik baru.

Tentu dia akan merasa gak nyaman pada awalnya, tugasmu adalah meyakinkan dia bahwa dia akan baik-baik aja, buat dia percaya denganmu bahwa dia gak akan kenapa-napa.

Untuk topik yang ingin dibicarakan, supaya dia bisa nyaman.

Jika misal dia suka untuk membicarakan tentang saham di rumahnya atau mungkin di kantor, coba aja buat ajak dia ngomongin saham di café bareng kamu.

Jika mungkin jika dia suka berenang, coba ajak dia berenang di tempat yang baru, yang jelas kamu harus tahu bahwa tempat itu merupakan tempat yang asyik untuk berenang.

Atau mungkin jika kamu mau yang lebih ekstrim, coba ajak dia untuk menggeluti hobimu, misal kamu suka lari, ya ajak dia buat lari bareng sama kamu.

Intinya ajak dia untuk merasakan hal baru, sensasi baru yang mungkin belum pernah dia rasakan sebelumnya…

Buat kenangan baru dengannya.

3. Harus punya deadline

Cara PDKT orang cuek dan pendiam itu harus memiliki prinsip punya deadline sampai kapan mau mendekatinya.

Biasanya orang-orang akan menunggu sampai dia ditolak atau diterima sebagai pacar.

Namun nyatanya hal ini adalah salah besar.

PDKT, terutama dengan orang yang cuek dan pendiam perlu batas waktu yang jelas.

Deadline di sini adalah waktu untuk bertemu dengannya.

Nah untuk masalah mengajaknya keluar, Kelas Cinta sendiri menyarankan pendekatan paling gak seminggu atau paling lama satu bulan.

Jika kamu mengambil waktu selama seminggu untuk melakukan pendekatan, maka selama seminggu itu kamu berusaha membuatnya nyaman dengan topik-topik yang merupakan bidangnya dia.

Jika dia berhasil nyaman denganmu dengan jangka waktu tersebut, coba ajak keluar, jika memang dia mau untuk diajak keluar maka lanjutkan hubungan kalian sampai dengan fase pacaran.

Namun jika dia gak mau untuk diajak keluar, ya sudah relakan saja, cari yang lain.

Maka dari itu ada baiknya untuk mendekati 4-5 orang sekaligus, supaya jika ada yang gak mau untuk diajak jalan, masih ada yang lain yang bisa diharapkan.

Walaupun memang yang didekati 4-5 orang sekaligus, yang dijadikan pacar satu aja ya, jangan semuanya.

Seenggaknya dengan bisa mengajaknya keluar, kamu dapat memilih siapa yang paling bagus di antara semua pilihanmu.

Karena PDKT itu fungsinya adalah memilih yang bagus, bukan memilih yang terbaik.

Karena dengan PDKT aja kamu gak bakal bisa mengenal dia sepenuhnya, kamu hanya bisa melihat bagian luarnya aja.

Setelah kamu dengan dia pacaran, maka kamu akan mengetahui bagaimana sifat aslinya dia seiring dengan berjalannya waktu.

Perlu diingat

Ada hal yang perlu diingat dalam proses PDKT ini…

Kamu jangan melakukan hal-hal yang gak pernah kamu lakukan sama diri sendiri.

Maksudnya, kamu yang biasanya nonton bioskop satu bulan sekali, jangan menjadi empat kali hanya karena kamu sedang ingin pendekatan dengan dirinya.

Atau mungkin kamu makan di tempat yang sekali makan 300 ribu rupiah apalagi kalau kamu posisinya lagi traktir dia, berarti 600 ribu sekali makan, padahal kemampuanmu biasanya hanya maksimal 100 ribu.

Atau mungkin aja kamu belikan dia baju yang harganya lumayan mahal, seperti 400 ribuan, padahal kamu aja gak pernah beli baju lebih dari 200 ribu untuk dirimu sendiri.

Karena jika seperti itu akan mengganggu kondisi keuanganmu dan kamu sendiri akan menjadi semakin gak nyaman karena harus ngeluarin uang yang banyak, yang di mana kamu sendiri gak pernah keluar segitu untuk dirimu sendiri.

Risiko

PDKT dengan orang yang cuek dan pendiam juga memiliki risiko yang gak sepele.

Karena kamu sendiri berusaha memberi dia topik yang di mana menjadi bidangnya dia, ada kemungkinan juga bahwa dia juga bakal gak berusaha untuk melajari bidangmu juga.

Bahasa kasarnya mungkin bisa dibilang dia gak tertarik untuk melajari bidangmu.

Kalau sudah seperti ini, kadang malah kamu bakal ngerasa kalau kamu manjain dia dengan terus menerus melajari topiknya dia mulu, dia gak pernah ada rasa tertarik untuk melajari apa yang menjadi bidangmu.

Kalaupun dia mau melajari, dia juga bakal minta buat diajari terus…

Mungkin awalnya kamu ngerasa senang karena akhirnya dia mau untuk melajari duniamu, namun nanti lama kelamaan kalau kamu harus ngajari dia terus ya yang ada kamu bak dan ya itu kadang m

Kamu tentu akan merasa capek dengan semua itu.

Tapi ya semuanya kembali lagi ke kamu, apa kamu mau dengan pasangan yang seperti itu apa nggak.

Itu tadi merupakan risiko yang pertama

Risiko yang kedua adalah baper.

Baper ini terjadi kalau kamu gak menetapkan deadline kapan kamu bisa mendekati dia.

Mangkanya untuk PDKT ini disarankan paling lama selama sebulan lalu ajak keluar, kalau dia menolak untuk diajak keluar ya sudah, cari yang lain aja.

Jika prinsip ini dilanggar maka akan terjadi yang namanya baper, bukan gak mungkin juga kalau kamu akan melabelinya sebagai orang yang Pemberi Harapan Palsu atau yang biasa disingkat menjadi PHP.

Ini terjadi karena hanya kamu yang investasi perasaan, dia gak investasi sama sekali.

Lama kelamaan ini akan menyebabkan ada perasaan ngarep yang tumbuh di dalam hatimu yang di mana gak tumbuh juga di dia.

Biasanya kan orang-orang bakalan terus berusaha untuk mendekati sampai ke titik akhir, yaitu diterima atau ditolak, nah ini lah prinsip yang salah yang sering menimbulkan anggapan kalau kamu sedang diphp sama dia.

Tarik ulur

Sebenarnya untuk tarik ulur ini merupakan hal yang sangat gak disarankan untuk PDKT orang cuek dan pendiam.

Karena jatuhnya akan buang-buang waktu.

Ya memang mungkin dia akan bisa nyari kamu waktu kamu ngilang, tapi itu jika dia juga ada rasa ke kamu…

Kalau dia gak ada rasa juga ke kamu yang ada jatuhnya kamu yang baper nantinya.

Daripada buang-buang waktu untuk kemungkinan yang kecil, kenapa gak berusaha penuh yang di mana ada di kendalimu?

Yaitu dengan menghubunginya terus selama jangka waktu yang kita perlukan setelah itu langsung mengajaknya untuk pergi keluar.

Iya, datang mendekat, setelah dia bisa nyaman denganmu, langsung tarik keluar.

Yang sebenarnya

Sebenarnya cara pdkt yang seperti ini itu gak hanya bisa dilakukan ke orang yang cuek dan pendiam saja…

Taktik ini bisa dilakukan kepada semua orang, sehingga secara tidak langsung strategi ini sifatnya sebenarnya universal.

Jadi gak perlu khawatir.

Gak peduli juga kamu itu cewek atau cowok, kamu gak perlu terlalu khawatir dengan strategi ini.

Mungkin memang kamu merupakan cewek yang mungkin anti buat nembak cowok duluan…

Tapi kalau cewek yang ngajak jalan duluan, kenapa nggak?

Kalau cewek yang mau bayarin makanan yang dibeli juga gak masalah.

Yang penting itu kamu udah gak penasaran dengan si dia lagi.

Nah mungkin cukup segitu dulu aja artikel kali ini.

Jika mungkin ada yang ingin disampaikan tinggal tuliskan saja uneg-uneg kamu di kolom komentar.

Oh iya, jika kamu bingung cara menghadapi pacar yang cuek, ada baiknya kamu baca cara menghadapi pacar cuek.

Selain cara menghadapi pacar cuek, ada baiknya kamu juga membaca tentang ciri-ciri cowok cuek.

Kembali lagi aku ingatkan, artikel di artikel ini tadi kan disebutkan tentang rapport building, jika kamu penasaran dengan apa itu rapport building, silahkan klik link artikelnya

Terima kasih sudah membaca artikel ini.

Tinggalkan komentar